Tekan Angka Pemakaian BBM, Bupati Sumenep Dorong ASN Terapkan Hidup Hemat Energy

Jumat, 24 April 2026 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung langkah pemerintah pusat tentang efisiensi anggaran energi lewat gerakan “Rabu Hemat Energi”.

Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Nomor 19 Tahun 2026 tentang perubahan atas (SE) Nomor 17 Tahun 2026 terkait penghematan BBM.

Program ini bertujuan mengurangi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di kalangan aparatur pemerintah daerah dan BUMD. Kebijakan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengurangi ketergantungan terhadap BBM sekaligus menekan emisi karbon.

Langkah inspiratif ditunjukkan langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, bersama Wakil Bupati KH. Imam Hasyim. Keduanya memilih menggunakan becak sebagai moda transportasi dari Kantor Bupati menuju rumah dinas. Rabu, (08/04).

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk keteladanan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BLUD, pegawai BUMD, hingga tenaga alih daya (outsourcing) agar mulai beralih ke gaya hidup yang lebih hemat energi dan ramah lingkungan.

“Kami sudah memberikan contoh kepada seluruh ASN agar setiap hari Rabu, membiasakan diri menggunakan transportasi non-BBM,” ungkapnya.

Dalam aturan tersebut, ASN dan pegawai yang memiliki jarak tempat tinggal maksimal lima kilometer dari tempat kerja diwajibkan mendukung program ini. Alternatif transportasi yang dianjurkan antara lain berjalan kaki, bersepeda, menggunakan kendaraan listrik, maupun becak.

“Transportasi non-BBM merupakan solusi menghadapi tantangan energi global. Selain lebih hemat, juga lebih ramah lingkungan,” jelasnya.

Program ini diharapkan tidak hanya berdampak pada efisiensi anggaran, tetapi juga meningkatkan kualitas udara dan keberlanjutan lingkungan.

Bupati juga menegaskan akan melakukan evaluasi berkala terhadap tingkat kedisiplinan ASN dalam menjalankan kebijakan tersebut. Seluruh pimpinan perangkat daerah diminta aktif melakukan pengawasan di lingkungan kerja masing-masing.

“ASN harus menjadi contoh di tengah masyarakat dengan semangat nyata dalam menghemat energi,” pungkasnya.

Penulis (Ady/Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Keluhkan Biaya Hiburan, Penikmat Dunia Malam Minta Tarif LC di Sumenep Disamakan dengan Daerah Lain
Satlantas Polres Sumenep Bersama KB Samsat Gelar Program “Ka Sakolah” Edukasi Pelajar Tertib Pajak dan Etika Berlalu Lintas
Dinilai Berikan Keterangan Palsu, Saksi Tergugat Kasus Sengketa Lahan Berujung Dilaporkan
Perkuat Tata Kelola Pemdes, DPMD Sumenep Gelar Pembinaan Penyusunan LPPD Bagi 330 Desa
Diduga Jadi Korban Pemerasan Arisan Get, Warga Gapura Barat Lapor Polisi
DPRD Sumenep Upayakan 31 Raperda 2026 Rampung Tahun Ini, Ketua Bapemperda: Semuanya Masuk Prioritas
Ketua DPRD Sumenep: Apresiasi Transformasi PCNU Energi Baru Untuk Kemaslahatan Umat Dalam Menjaga Nilai Kebangsaan
Bupati Fauzi Secara Resmi Lantik TACB Untuk Menentukan Arah Pelestarian Cagar Budaya
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:45 WIB

Keluhkan Biaya Hiburan, Penikmat Dunia Malam Minta Tarif LC di Sumenep Disamakan dengan Daerah Lain

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:09 WIB

Satlantas Polres Sumenep Bersama KB Samsat Gelar Program “Ka Sakolah” Edukasi Pelajar Tertib Pajak dan Etika Berlalu Lintas

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:15 WIB

Dinilai Berikan Keterangan Palsu, Saksi Tergugat Kasus Sengketa Lahan Berujung Dilaporkan

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:28 WIB

Perkuat Tata Kelola Pemdes, DPMD Sumenep Gelar Pembinaan Penyusunan LPPD Bagi 330 Desa

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:06 WIB

Diduga Jadi Korban Pemerasan Arisan Get, Warga Gapura Barat Lapor Polisi

Berita Terbaru