Keluhkan Biaya Hiburan, Penikmat Dunia Malam Minta Tarif LC di Sumenep Disamakan dengan Daerah Lain

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Sejumlah penikmat hiburan malam di Kabupaten Sumenep, Madura, menyuarakan keluhan terkait tingginya tarif pemandu lagu atau yang akrab dikenal sebagai Lady Companion (LC) di wilayah setempat. Jumat, 23/05/2026 malam.

Mereka berharap pihak pengelola tempat hiburan dapat menyesuaikan atau menyamakan tarif tersebut dengan standar daerah lain di Jawa Timur.

Di sisi lain, isu mengenai aktivitas hiburan malam di Sumenep memang kerap menjadi sorotan publik.

​Menurut beberapa pelanggan, tarif jasa pendamping karaoke di Sumenep saat ini dinilai terlalu mahal dan tidak sebanding dengan fasilitas atau layanan yang diberikan jika dibandingkan dengan kota-kota tetangga.

​Salah seorang warga setempat yang kerap mengunjungi tempat hiburan malam, sebut saja IZ (32), mengungkapkan bahwa selisih harga per jam untuk menggunakan jasa LC di Sumenep cukup signifikan jika disandingkan dengan daerah seperti Pamekasan, Bangkalan, bahkan Surabaya.

​”Kalau dibanding daerah lain, tarif di Sumenep ini tergolong tinggi. Padahal dari segi konsep tempat dan pelayanan tidak jauh berbeda. Kami berharap, ada standardisasi tarif agar lebih ramah di kantong para penikmat hiburan lokal,” ujar IZ kepada media.

​Ia menambahkan, tingginya tarif ini terkadang membuat sebagian rekannya lebih memilih untuk mencari hiburan ke luar daerah saat akhir pekan, karena dinilai lebih ekonomis secara akumulatif.

“Kalo kejadian ini dibiarkan maka Sumenep akan menjadi tumpuan dan pelarian para LC untuk mencari penghasilan,” ungkapnya.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun dari beberapa sumber komunitas penikmat hiburan malam, berikut perkiraan perbandingan tarif yang menjadi dasar keluhan tersebut:

Sumenep tarif LC Rp200.000 perjam belum termasuk uang saweran dinilai paling tinggi di wilayah Madura.

Pamekasan tarif LC Rp100.000 – Rp150.000 perjam standar rata-rata lokal

Sampang Rp100.000 – Rp150.000 perjam standar rata lokal

Surabaya (Kelas Menengah) Rp100.000 – Rp200.000 perjam pilihan lebih bervariasi.

​Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari asosiasi pengusaha tempat hiburan malam di Sumenep terkait tuntutan penyesuaian tarif tersebut.

Penulis Redaksi

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Disbudporapar Sumenep: Madura Culture Festival 2026 Jadi Ruang Ekspresi Pemerintah dan Masyarakat
Sajikan Nuansa Islami, Pemkab Sumenep Hadirkan Seni Hadrah Meriahkan Madura Culture Fest 4
Berikut Daftar Juara Festival Hadrah Klasik Sumenep Piala Bupati Sumenep 2026
DLH Sumenep Tampil Memukau, Barang Bekas Jadi Dekorasi Stan Unik di Madura Culture Festival 4
Momentum Kemedekaan, Disbudporapar Sumenep: Sepeda Hias Bukan Sekadar Ajang Festival Tahunan
Dana Publikasi DPRD Sumenep Berbasis E-Katalog Disorot, Pemilik Media Pertanyakan Keadilan Pembagian Order
Disbudporapar Sumenep Gandeng Biro Travel Perluas Pemasaran Kunjungan Wisata dan UMKM
Momentum Kemerdekaan, BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Semangat Kebersamaan Lewat JJS
Berita ini 314 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Disbudporapar Sumenep: Madura Culture Festival 2026 Jadi Ruang Ekspresi Pemerintah dan Masyarakat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Sajikan Nuansa Islami, Pemkab Sumenep Hadirkan Seni Hadrah Meriahkan Madura Culture Fest 4

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Berikut Daftar Juara Festival Hadrah Klasik Sumenep Piala Bupati Sumenep 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:19 WIB

DLH Sumenep Tampil Memukau, Barang Bekas Jadi Dekorasi Stan Unik di Madura Culture Festival 4

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:52 WIB

Momentum Kemedekaan, Disbudporapar Sumenep: Sepeda Hias Bukan Sekadar Ajang Festival Tahunan

Berita Terbaru