Pimred Media Koranpublik Keluhkan Layanan Publikasi RSUDMA Sumenep Lewat E-Katalog Diduga Tebang Pilih

Jumat, 24 April 2026 - 22:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Kebijakan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep yang menerapkan mekanisme kerjasama publikasi advertorial melalui sistem E-Katalog menuai kritik tajam dari Pimpinan Redaksi media Koranpublik.id yang terkesan tidak profesional.

​Pimred media koranpublik.id Hairul Anwar, menyatakan bahwa pihaknya merasa ada tebang pilih dalam distribusi kerjasama publikasi melalui E-Katalog.

​”Kami mempertanyakan bagaimana mekanisme penunjukan media untuk kerjasama advertorial. Jangan sampai ada kesan ‘pilih kasih’ atau hanya mengakomodir lingkaran tertentu saja, sementara media lain yang memiliki legalitas jelas justru dipersulit,” ujarnya.

Ia mendesak agar RSUDMA Sumenep memberikan ruang yang sama bagi seluruh media yang terverifikasi untuk turut serta mensosialisasikan program kesehatan rumah sakit.

Menurutnya, sebagai instansi publik yang menggunakan anggaran negara, RSUD seharusnya memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang jelas bagi media yang ingin menjalin kerjasama.

“Saya merasa kecewa berat atas pengajuan kerjasama publikasi yang hingga saat ini belum ada kepastian dan menyatakan sikap menolak untuk tidak bekerjasama lagi dengan pihak RSUD Sumenep,” ungkapnya dengan nada kesal.

Ia menambahkan bahwa semua ini bukan nada ancaman kepada pihak rumah sakit. Ini sebagai motifasi, agar program Bupati Sumenep yang menggaungkan slogan “bismillah melayani” betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

​Pimpinan media koranpublik.id juga berharap manajemen RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep untuk segera melakukan evaluasi terhadap bagian pelayanan. Hal ini dinilai penting agar sinergi antara rumah sakit dan insan pers dapat berjalan sehat demi keterbukaan informasi publik.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.kes., melalui pesan whatsappnya memohon maaf dan berjanji akan menindaklanjuti persoalan tersebut.

“Kalau terbukti bersalah dan tidak merespon media dengan baik, saya akan menegur yang bersangkutan kalau perlu saya pindah,” ungkap dr. Erliyati kepada Pimred media koranpublik.id.

Atas kejadian ini, masyarakat dan insan pers menanti langkah tegas dari Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep adanya pelayanan maksimal agar kejadian serupa tidak terulang kembali kepada media lainnya.

Penulis : Ady Ilyas

Facebook Comments Box

Berita Terkait

LDK Unija Gelar Dialog Moderasi Agama dan Politik Tekankan Kearifan Dalam Bersikap
Tekan Angka Pemakaian BBM, Bupati Sumenep Dorong ASN Terapkan Hidup Hemat Energy
Bupati Sumenep Perkuat Kualitas Pelayanan Publik, Empat Pejabat Strategis Resmi Dilantik
Pemkab Sumenep Bangun Kemitraan Pembangunan Ekonomi Daerah Melalui Sektor Perikanan
Selain Fokus Menulis, Aksi Nyata JSI Sumenep Bantu Fasilitasi Tempat Ibadah di Manding
Kuasa Hukum Penggugat Nilai Saksi Tergugat Beri Keterangan Palsu di Persidangan Sengketa Tanah
Gelar Konferensi Pers, Kuasa Hukum Beberkan Dugaan Pemotongan PKH di Desa Mantajun
Direktur Naghfir’s Institute, Hari Keris Nasional Jadi Momentum Perkuat Identitas Budaya Bangsa
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 15:44 WIB

LDK Unija Gelar Dialog Moderasi Agama dan Politik Tekankan Kearifan Dalam Bersikap

Jumat, 24 April 2026 - 22:25 WIB

Pimred Media Koranpublik Keluhkan Layanan Publikasi RSUDMA Sumenep Lewat E-Katalog Diduga Tebang Pilih

Jumat, 24 April 2026 - 18:23 WIB

Tekan Angka Pemakaian BBM, Bupati Sumenep Dorong ASN Terapkan Hidup Hemat Energy

Jumat, 24 April 2026 - 15:31 WIB

Bupati Sumenep Perkuat Kualitas Pelayanan Publik, Empat Pejabat Strategis Resmi Dilantik

Jumat, 24 April 2026 - 12:22 WIB

Pemkab Sumenep Bangun Kemitraan Pembangunan Ekonomi Daerah Melalui Sektor Perikanan

Berita Terbaru