LDK Unija Gelar Dialog Moderasi Agama dan Politik Tekankan Kearifan Dalam Bersikap

Sabtu, 25 April 2026 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Universitas Wiraraja (Unija) sukses menyelenggarakan forum diskusi bertajuk “Telesik Isu Keummatan dan Kebangsaan”.

Acara berlangsung interaktif dan dinamis yang digelar pada Sabtu, 25 April 2026, bertempat di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Sumenep ini menjadi magnet bagi aktivis mahasiswa dari berbagai latar belakang.

Kegiatan ini tidak hanya dihadiri oleh internal kampus, tetapi juga melibatkan lintas organisasi, mulai dari organisasi ekstra kampus (ormek), organisasi daerah (Orda), hingga seluruh UKM UNIJA.

Ketua Pelaksana, Nur Fawaid Aziz, menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menyeimbangkan kapasitas intelektual mahasiswa dengan kearifan dalam bersikap, terutama dalam aspek agama dan politik.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya cerdas secara akademik, tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bijak dalam beragama dan berpolitik. Karena moderasi adalah bagaimana perbedaan tidak menjadi perpecahan,” ujar Aziz dalam sambutannya.

Hadir sebagai narasumber utama, Hasyim Khafani, SH dan Dr. Wilda Rasaili, S.I.P., M.A., memberikan pemaparan mendalam mengenai peta jalan moderasi di Indonesia.

Keduanya sepakat bahwa tantangan terbesar bangsa saat ini adalah bagaimana merawat kebhinnekaan di ruang publik. Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa:

Moderasi Beragama: Toleransi harus ditanamkan secara mendalam sebagai fondasi utama dalam menerima perbedaan.

Resolusi Konflik: Menjadikan perbedaan sebagai kekayaan intelektual, bukan pemicu perpecahan sosial.

Peran Mahasiswa: Menjadi jembatan komunikasi yang mendinginkan suasana di tengah isu-isu kebangsaan yang sensitif.

Kehadiran organisasi dari luar kampus dan luar daerah memberikan warna tersendiri dalam sesi diskusi, membuktikan bahwa isu keummatan dan kebangsaan merupakan keresahan kolektif yang membutuhkan solusi bersama.

Dengan suksesnya acara ini, LDK Unija berharap semangat moderasi ini tidak berhenti di dalam ruangan diskusi, tetapi mampu diimplementasikan oleh seluruh peserta dalam kehidupan berorganisasi dan bermasyarakat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ngaji Jurnalistik Lensa Madura Dorong Santri dan Mahasiswa Giat Menulis
Dorong Kebutuhan di Kawasan APHT, Diskop UKM Perindag Gelontorkan DBHCHT Tahun 2026
Diskop UKM Perindag Fasilitasi Penerbitan Sertifikat Halal Bagi Pelaku UMKM
Lolos Seleksi Kabupaten, Dua Pasang Sapi Milik H Udik DRT Dipersiapkan Juara di Piala Presiden 2026
Dorong Produktivitas Padi, DKPP Sumenep Perluas Jangkauan Air di Sawah Tadah Hujan
FIKOM Unitomo Gandeng PERHUMAS Perkuat Kompetensi Krisis Komunikasi Mahasiswa
BPRS Bhakti Sumekar Wujudkan Pengembangan UMKM Lewat Layanan Biaya Berani Mekar
Membanggakan! BPRS Bhakti Sumekar Raih Penghargaan Bergengsi Sharia Award 2026
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Ngaji Jurnalistik Lensa Madura Dorong Santri dan Mahasiswa Giat Menulis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Dorong Kebutuhan di Kawasan APHT, Diskop UKM Perindag Gelontorkan DBHCHT Tahun 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Diskop UKM Perindag Fasilitasi Penerbitan Sertifikat Halal Bagi Pelaku UMKM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Lolos Seleksi Kabupaten, Dua Pasang Sapi Milik H Udik DRT Dipersiapkan Juara di Piala Presiden 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Dorong Produktivitas Padi, DKPP Sumenep Perluas Jangkauan Air di Sawah Tadah Hujan

Berita Terbaru