SUMENEP – Camat Ambunten Suryadi Irawan, secara resmi melakukan pemanggilan kepada Kepala Desa Tambaagung Barat, Samsul, yang belakangan ini viral menjadi perbincangan hangat di media sosial. Senin, 30/03/2026.
Dalam pertemuannya, Camat Ambunten langsung memberikan teguran dan masukan agar selalu berhati-hati dalam menyampaikan aspirasi utamanya lewat sosial media.
Kades Samsul, secara resmi melakukan permohonan maaf dan memberikan klarifikasi terkait konten videonya bersama Bupati Situbondo yang memicu beragam reaksi dari warganet.
“Kami sudah melakukan teguran. Alhamdulillah kades Samsul berjanji akan lebih berhati-hati dalam ber sosial media, dan sudah melakukan permohonan maaf,” ungkap camat Suryadi yang dikenal Arif dan bijaksana selama memimpin Ambunten.
Dalam keterangannya, Kades Samsul menyampaikan beberapa hal penting sebagai berikut:
Ia menyatakan bahwa pembuatan konten bersama Bupati Situbondo hanya bertujuan untuk menunjukkan sinergitas antara pemerintah desa secara lebih santai dan humanis.
Menanggapi tudingan miring, Samsul menegaskan bahwa aktivitas media sosialnya tetap menjunjung tinggi etika profesi sebagai aparatur desa dan tidak melanggar aturan netralitas.
“Saya memohon maaf jika ada pihak yang merasa kurang berkenan dengan gaya penyampaian saya,” ujar Kades Samsul.
Menurutnya, pemimpin saat ini harus masuk ke platform yang digunakan masyarakat agar program pemerintah lebih mudah tersampaikan kepada generasi muda.
Ia memastikan bahwa pembuatan video dilakukan di sela-sela waktu istirahat atau di luar jam kerja formal, sehingga tidak mengganggu pelayanan publik di kantor desa.
”Kami hanya ingin menunjukkan bahwa birokrasi itu tidak selalu kaku. Lewat TikTok, saya ingin warga tahu kalau kades itu selalu peduli, berusaha yang terbaik dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat,” ungkapnya.
Kades yang dikenal aktif dan jenaka di platform tersebut menegaskan bahwa keterlibatannya dalam dunia digital bukan sekadar untuk mencari popularitas, melainkan sebagai sarana komunikasi alternatif bersama masyarakat.
Hingga saat ini, aktivitas media sosial Kades Samsul terpantau masih berjalan dengan penyesuaian gaya konten yang lebih mengedepankan sisi pengabdian kepada masyarakat dan sisi pembangunan desa.
Penulis :(Ady/Red)






