Semalam Warga Situbondo Takut Tidur, Usai Gempa Guncang Wilayah

Rabu, 1 Oktober 2025 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situbondo – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis informasi gempa bumi yang terjadi di wilayah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Rabu (1/10/2025) dini hari.

Berdasarkan laporan dari akun resmi X @infoBMKG, gempa dengan kekuatan magnitudo 2,6 tersebut terjadi pukul 04:50:03 WIB. Pusat gempa berada pada koordinat 7.92 LS, 114.25 BT dengan kedalaman 14 kilometer.

BMKG menyebut episentrum gempa berada di laut, tepatnya 54 kilometer timur laut Situbondo, Jawa Timur. Meski dirasakan sebagian warga, gempa ini tidak menimbulkan potensi tsunami.

“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data bisa berubah seiring kelengkapan data,” demikian keterangan BMKG.

Warga Situbondo, Ahmad (42), mengaku sempat merasakan getaran gempa tersebut.

“Terasa tapi hanya sebentar. Semalam banyak orang tidak berani tidur karena takut ada gempa susulan,” ujar dia kepada Detikzone.id.

“Gempa semalam tidak mengakibatkan kerusakan, namun informasi yang kami terima ada beberapa rumah di pesisir pantai Penarukan mengalami retak ringan,” imbuhnya.

Rani, warga lainnya juga menyampaikan hal serupa, bahwa meski getaran tidak terlalu kuat, namun cukup membuat panik.

 “Alhamdulillah cuma sebentar, tapi kami tetap waspada. Soalnya kalau gempa, apalagi di malam hari, rasanya lebih mencekam,” katanya.

Situbondo sendiri merupakan kabupaten yang terletak di pesisir utara Provinsi Jawa Timur, dengan jarak kurang lebih 208 kilometer dari Kota Surabaya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai dampak kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut. BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak panik, serta mengikuti informasi resmi dari BMKG.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Momen Hari Santri 2026, Kecamatan Manding Dorong Kebangkitan UMKM Keripik Singkong
Hari Santri 2026, Anggota DPRD Sumenep Ajak Pesantren Jadi Pelopor Perubahan
DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair Puluhan SPPG
DLH Sumenep Bersihkan Selokan SDN Bangselok 2 demi Kenyamanan Belajar Siswa
Tingkatkan Kualitas Guru di Daerah Terpencil, Disdik Sumenep Gelar Workshop Pendidikan Digital
Tekan Peredaran Narkoba, Polresta Sumenep Bersama BNNK Gelar Operasi Gabungan di 2 Lokasi
Memasuki Pergantian Musim Tanam, DKPP Sumenep Imbau Petani Optimalkan Persiapan Lahan dan Kualitas Benih
Peringati HUT ke-2, Taruna Muda Pamolokan Gelar Acara Pengajian dan Santuni Anak Yatim
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Momen Hari Santri 2026, Kecamatan Manding Dorong Kebangkitan UMKM Keripik Singkong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Hari Santri 2026, Anggota DPRD Sumenep Ajak Pesantren Jadi Pelopor Perubahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:56 WIB

DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair Puluhan SPPG

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:53 WIB

DLH Sumenep Bersihkan Selokan SDN Bangselok 2 demi Kenyamanan Belajar Siswa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Tingkatkan Kualitas Guru di Daerah Terpencil, Disdik Sumenep Gelar Workshop Pendidikan Digital

Berita Terbaru