SUMENEP – Pemerintah Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, berkolaborasi dengan Gerakan Pemuda (GP) Ansor menggelar peringatan Hari Santri sekaligus Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, bertempat dilapangan Manding pada 21–23 Oktober 2026.
Kegiatan ini digelar sebagai langkah strategis untuk mendongkrak perekonomian warga melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Industri keripik singkong khas Manding menjadi produk unggulan yang menjadi fokus utama penguatan ekonomi lokal dalam ajang tersebut.
Pembukaan acara ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, pada Rabu (21/10/2026) malam.
Dalam sambutannya, KH. Imam Hasyim menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah bagi para pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas jangkauan pasar.
Menurutnya, nilai-nilai Hari Santri perlu diwujudkan dalam aksi nyata, salah satunya melalui kemandirian ekonomi masyarakat.
”Pemerintah daerah perlu terus hadir memberikan dukungan agar UMKM kita naik kelas dan mampu bersaing,” ujar KH Imam Hasyim.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Camat Manding Slamet Boediharjo mengungkapkan bahwa acara ini menjadi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan potensi daerah kepada khalayak yang lebih luas.
”Kami ingin memperkenalkan potensi Kecamatan Manding, khususnya produk keripik singkong, agar semakin dikenal masyarakat. Kami berharap UMKM dapat tumbuh dan memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan warga,” kata Slamet.
Ia menambahkan, penguatan UMKM keripik singkong memerlukan langkah berkelanjutan yang mencakup beberapa hal penting, antara lain:
Pendampingan berkelanjutan bagi para pelaku usaha, Peningkatan standar mutu serta kebersihan produk, Inovasi kemasan dan pemenuhan legalitas usaha, dan Perluasan akses pemasaran berbasis digital.
Selain pameran khusus keripik singkong dan stan pedagang kaki lima (PKL), kegiatan ini juga dimeriahkan oleh beragam hiburan rakyat dan perlombaan.
Beberapa agenda yang digelar selama tiga hari pelaksanaan meliputi: Pertunjukan musik tong-tong, Musik gambus Al Muhibbin, Pertunjukan drama kolosal, Lomba lari 70 meter, Fashion show busana muslim, dan Lomba lampion hias.
Panitia membuka pendaftaran gratis bagi seluruh peserta perlombaan serta menyediakan berbagai door prize menarik untuk menyemarakkan acara.






