Tingkatkan Kualitas Guru di Daerah Terpencil, Disdik Sumenep Gelar Workshop Pendidikan Digital

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep menggelar Seminar dan Workshop Peningkatan Kapasitas Guru Non-ASN di wilayah kepulauan.

​Kegiatan yang berlangsung pada 13–15 Oktober 2026 ini berpusat di Gelanggang Pulau Pagerungan dan SMPN 1 Pagerungan, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

​Agenda tersebut diikuti oleh puluhan guru honorer, baik dari sekolah negeri maupun swasta di kawasan Kepulauan Sapeken.

​Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan, menegaskan bahwa penguasaan empat kompetensi dasar guru merupakan fondasi utama untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya di wilayah terpencil.

​”Para guru dituntut untuk adaptif dan konsisten menggembleng kemampuannya, apalagi kita sudah memasuki era digitalisasi,” ujar Iksan saat mengisi materi workshop, Selasa (13/10/2026).

​Iksan menjelaskan, empat pilar utama yang wajib dimiliki setiap pendidik mencakup kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial.

​Menurutnya, kompetensi pedagogik krusial agar pendidik mampu merancang strategi belajar yang relevan dengan kebutuhan murid. Sementara itu, pemahaman materi pelajaran yang mendalam tercermin dari kompetensi profesional.

​Di sisi lain, kompetensi kepribadian berfungsi membentuk figur teladan, sedangkan kompetensi sosial menjadi sarana untuk berinteraksi secara harmonis di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

​Pelatihan selama tiga hari ini diinisiasi melalui kolaborasi antara PT Kangean Energy Indonesia (KEI) dan SKK Migas.

​Untuk memperkaya wawasan tenaga pendidik terkait integrasi teknologi, penyelenggara menghadirkan Fasilitator Daerah (Fasda) Digitalisasi Pembelajaran, Subaidi, serta akademisi dari Universitas PGRI Sumenep, Syaiful Bahri.

​Sinergi antar-instansi ini diharapkan dapat mengikis ketimpangan mutu pendidikan antara wilayah daratan dan kepulauan di Kabupaten Sumenep.

Melalui pembekalan ini, para guru non-ASN diproyeksikan mampu menerapkan metode pembelajaran berbasis digital yang lebih interaktif di sekolah masing-masing.(*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair Puluhan SPPG
DLH Sumenep Bersihkan Selokan SDN Bangselok 2 demi Kenyamanan Belajar Siswa
Tekan Peredaran Narkoba, Polresta Sumenep Bersama BNNK Gelar Operasi Gabungan di 2 Lokasi
Memasuki Pergantian Musim Tanam, DKPP Sumenep Imbau Petani Optimalkan Persiapan Lahan dan Kualitas Benih
Peringati HUT ke-2, Taruna Muda Pamolokan Gelar Acara Pengajian dan Santuni Anak Yatim
Enam Anggota JSI Dinyatakan Kompeten Selesai Mengikuti UKW Unitomo Surabaya 2026
Ngaji Jurnalistik Lensa Madura Dorong Santri dan Mahasiswa Giat Menulis
Dorong Kebutuhan di Kawasan APHT, Diskop UKM Perindag Gelontorkan DBHCHT Tahun 2026
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:56 WIB

DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair Puluhan SPPG

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:53 WIB

DLH Sumenep Bersihkan Selokan SDN Bangselok 2 demi Kenyamanan Belajar Siswa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Tingkatkan Kualitas Guru di Daerah Terpencil, Disdik Sumenep Gelar Workshop Pendidikan Digital

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Tekan Peredaran Narkoba, Polresta Sumenep Bersama BNNK Gelar Operasi Gabungan di 2 Lokasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Memasuki Pergantian Musim Tanam, DKPP Sumenep Imbau Petani Optimalkan Persiapan Lahan dan Kualitas Benih

Berita Terbaru