Hari Santri 2026, Anggota DPRD Sumenep Ajak Pesantren Jadi Pelopor Perubahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum penting bagi generasi muda pesantren untuk tidak sekadar mempertahankan tradisi keislaman, tetapi juga mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah.

​Hal tersebut disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Sumenep dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Akhmadi Yazid.

​Ia mendorong para santri untuk bersiap menjadi pelopor perubahan yang berkontribusi nyata bagi masyarakat dan kemajuan daerah.

​”Santri tidak cukup hanya menjadi pewaris tradisi, tetapi juga harus menjadi pelopor perubahan,” ujar Akhmadi Yazid, Senin (19/10/2026).

​Ia menilai, pondok pesantren di Kabupaten Sumenep memiliki modal sosial yang sangat besar. Potensi ini mencakup penguatan karakter masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan, hingga dorongan terhadap kemandirian ekonomi.

​Oleh karena itu, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumenep ini meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep tidak hanya memberikan pengakuan seremonial atas kontribusi pesantren.

​Pemkab Sumenep diharapkan dapat menjadikan pesantren sebagai mitra strategis dalam pembangunan melalui kebijakan dan program yang konkret.

​”Pemerintah Daerah harus menempatkan pesantren sebagai mitra strategis pembangunan, melalui kebijakan dan program yang konkret yang menjawab kebutuhan pesantren serta masyarakat,” tegasnya.

​Selain penguatan kelembagaan pesantren, Yasid menekankan pentingnya peningkatan kapasitas individu para santri agar siap menghadapi tantangan zaman. Menurutnya, pemahaman ilmu agama perlu diselaraskan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).

​Perpaduan antara IPTEK, nilai-nilai keagamaan, akhlak mulia, serta kemandirian dinilai menjadi modal utama santri untuk bersaing di berbagai bidang kehidupan.

​”Saya berharap generasi santri ke depan mampu menguasai ilmu agama sekaligus ilmu pengetahuan dan teknologi, berakhlak, mandiri, serta berdaya saing,” ungkap Yazid.

​Mengakhiri pernyataannya, Akhmadi Yazid menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh santri di Indonesia, khususnya di Kabupaten Sumenep, yang memperingati Hari Santri Nasional 2026.

​”Selamat Hari Santri Nasional 2026. Santri kuat, Indonesia bermartabat,” pungkasnya.(*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair Puluhan SPPG
DLH Sumenep Bersihkan Selokan SDN Bangselok 2 demi Kenyamanan Belajar Siswa
Tingkatkan Kualitas Guru di Daerah Terpencil, Disdik Sumenep Gelar Workshop Pendidikan Digital
Tekan Peredaran Narkoba, Polresta Sumenep Bersama BNNK Gelar Operasi Gabungan di 2 Lokasi
Memasuki Pergantian Musim Tanam, DKPP Sumenep Imbau Petani Optimalkan Persiapan Lahan dan Kualitas Benih
Peringati HUT ke-2, Taruna Muda Pamolokan Gelar Acara Pengajian dan Santuni Anak Yatim
Enam Anggota JSI Dinyatakan Kompeten Selesai Mengikuti UKW Unitomo Surabaya 2026
Ngaji Jurnalistik Lensa Madura Dorong Santri dan Mahasiswa Giat Menulis
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Hari Santri 2026, Anggota DPRD Sumenep Ajak Pesantren Jadi Pelopor Perubahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:56 WIB

DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair Puluhan SPPG

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:53 WIB

DLH Sumenep Bersihkan Selokan SDN Bangselok 2 demi Kenyamanan Belajar Siswa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Tingkatkan Kualitas Guru di Daerah Terpencil, Disdik Sumenep Gelar Workshop Pendidikan Digital

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Tekan Peredaran Narkoba, Polresta Sumenep Bersama BNNK Gelar Operasi Gabungan di 2 Lokasi

Berita Terbaru