Dinkes Bangkalan Libatkan Kejari Awasi Proyek Tiga Puskesmas

Kamis, 24 Juli 2025 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BANGKALAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan untuk mengawasi pelaksanaan proyek pembangunan dan renovasi tiga puskesmas di wilayah tersebut yang bernilai miliaran rupiah.

“Kerja sama ini merupakan langkah pencegahan agar tidak terjadi penyimpangan maupun praktik korupsi dalam pelaksanaan proyek,” ujar Kepala Dinkes Bangkalan Nur Hotibah, saat meninjau salah satu lokasi pembangunan, Rabu.

Menurut Nur, pendampingan oleh Kejari dilakukan sejak tahap perencanaan guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), serta menghindari potensi temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Dengan pendampingan ini, kami ingin memastikan seluruh pihak yang terlibat—kontraktor, konsultan perencana, hingga pengawas—bekerja secara profesional dan hati-hati,” katanya.

Tiga puskesmas yang tengah dibangun dan direnovasi tersebut adalah:

  • Puskesmas Tanah Merah, dengan nilai proyek lebih dari Rp7,5 miliar,
  • Puskesmas Burneh, renovasi dan penambahan ruang senilai Rp1,2 miliar lebih,
  • Puskesmas Tanjung Bumi, renovasi dan perluasan ruang senilai Rp1,4 miliar lebih.

Nur menyebut, Kejari Bangkalan menurunkan sekitar lima personel untuk mendampingi pelaksanaan proyek di masing-masing lokasi. Pendampingan ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan dan memberikan efek preventif terhadap potensi pelanggaran hukum.

“Kalau semuanya dijalankan sesuai aturan, tentu saat ada audit atau pemeriksaan, tidak akan ditemukan pelanggaran,” ucapnya.

Ia berharap, kehadiran Kejari Bangkalan dalam proyek pembangunan fasilitas kesehatan ini tidak hanya memastikan pelaksanaan yang akuntabel, tetapi juga mendorong penyelesaian proyek tepat waktu dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Momen Hari Santri 2026, Kecamatan Manding Dorong Kebangkitan UMKM Keripik Singkong
Hari Santri 2026, Anggota DPRD Sumenep Ajak Pesantren Jadi Pelopor Perubahan
DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair Puluhan SPPG
DLH Sumenep Bersihkan Selokan SDN Bangselok 2 demi Kenyamanan Belajar Siswa
Tingkatkan Kualitas Guru di Daerah Terpencil, Disdik Sumenep Gelar Workshop Pendidikan Digital
Tekan Peredaran Narkoba, Polresta Sumenep Bersama BNNK Gelar Operasi Gabungan di 2 Lokasi
Memasuki Pergantian Musim Tanam, DKPP Sumenep Imbau Petani Optimalkan Persiapan Lahan dan Kualitas Benih
Peringati HUT ke-2, Taruna Muda Pamolokan Gelar Acara Pengajian dan Santuni Anak Yatim
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Momen Hari Santri 2026, Kecamatan Manding Dorong Kebangkitan UMKM Keripik Singkong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Hari Santri 2026, Anggota DPRD Sumenep Ajak Pesantren Jadi Pelopor Perubahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:56 WIB

DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair Puluhan SPPG

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:53 WIB

DLH Sumenep Bersihkan Selokan SDN Bangselok 2 demi Kenyamanan Belajar Siswa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Tingkatkan Kualitas Guru di Daerah Terpencil, Disdik Sumenep Gelar Workshop Pendidikan Digital

Berita Terbaru