Momen Hari Santri 2026, Kecamatan Manding Dorong Kebangkitan UMKM Keripik Singkong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Pemerintah Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, berkolaborasi dengan Gerakan Pemuda (GP) Ansor menggelar peringatan Hari Santri sekaligus Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, bertempat dilapangan Manding pada 21–23 Oktober 2026.

​Kegiatan ini digelar sebagai langkah strategis untuk mendongkrak perekonomian warga melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Industri keripik singkong khas Manding menjadi produk unggulan yang menjadi fokus utama penguatan ekonomi lokal dalam ajang tersebut.

​Pembukaan acara ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, pada Rabu (21/10/2026) malam.

​Dalam sambutannya, KH. Imam Hasyim menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah bagi para pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas jangkauan pasar.

​Menurutnya, nilai-nilai Hari Santri perlu diwujudkan dalam aksi nyata, salah satunya melalui kemandirian ekonomi masyarakat.

​”Pemerintah daerah perlu terus hadir memberikan dukungan agar UMKM kita naik kelas dan mampu bersaing,” ujar KH Imam Hasyim.

​Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Camat Manding Slamet Boediharjo mengungkapkan bahwa acara ini menjadi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan potensi daerah kepada khalayak yang lebih luas.

​”Kami ingin memperkenalkan potensi Kecamatan Manding, khususnya produk keripik singkong, agar semakin dikenal masyarakat. Kami berharap UMKM dapat tumbuh dan memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan warga,” kata Slamet.

​Ia menambahkan, penguatan UMKM keripik singkong memerlukan langkah berkelanjutan yang mencakup beberapa hal penting, antara lain:

Pendampingan berkelanjutan bagi para pelaku usaha, Peningkatan standar mutu serta kebersihan produk, Inovasi kemasan dan pemenuhan legalitas usaha, dan Perluasan akses pemasaran berbasis digital.

​Selain pameran khusus keripik singkong dan stan pedagang kaki lima (PKL), kegiatan ini juga dimeriahkan oleh beragam hiburan rakyat dan perlombaan.

​Beberapa agenda yang digelar selama tiga hari pelaksanaan meliputi: ​Pertunjukan musik tong-tong, Musik gambus Al Muhibbin, ​Pertunjukan drama kolosal, ​Lomba lari 70 meter, ​Fashion show busana muslim, dan ​Lomba lampion hias.

​Panitia membuka pendaftaran gratis bagi seluruh peserta perlombaan serta menyediakan berbagai door prize menarik untuk menyemarakkan acara.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hari Santri 2026, Anggota DPRD Sumenep Ajak Pesantren Jadi Pelopor Perubahan
DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair Puluhan SPPG
DLH Sumenep Bersihkan Selokan SDN Bangselok 2 demi Kenyamanan Belajar Siswa
Tingkatkan Kualitas Guru di Daerah Terpencil, Disdik Sumenep Gelar Workshop Pendidikan Digital
Tekan Peredaran Narkoba, Polresta Sumenep Bersama BNNK Gelar Operasi Gabungan di 2 Lokasi
Memasuki Pergantian Musim Tanam, DKPP Sumenep Imbau Petani Optimalkan Persiapan Lahan dan Kualitas Benih
Peringati HUT ke-2, Taruna Muda Pamolokan Gelar Acara Pengajian dan Santuni Anak Yatim
Enam Anggota JSI Dinyatakan Kompeten Selesai Mengikuti UKW Unitomo Surabaya 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Momen Hari Santri 2026, Kecamatan Manding Dorong Kebangkitan UMKM Keripik Singkong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Hari Santri 2026, Anggota DPRD Sumenep Ajak Pesantren Jadi Pelopor Perubahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:56 WIB

DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair Puluhan SPPG

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:53 WIB

DLH Sumenep Bersihkan Selokan SDN Bangselok 2 demi Kenyamanan Belajar Siswa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Tingkatkan Kualitas Guru di Daerah Terpencil, Disdik Sumenep Gelar Workshop Pendidikan Digital

Berita Terbaru