Melalui Kementerian Pertanian, DKPP Sumenep Usulkan Aspirasi Petani Memasuki Musim Tanam

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) membawakan sejumlah aspirasi para petani tembakau kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Salah satu yang menjadi perhatian adalah perlunya dukungan lebih besar bagi petani, termasuk akses terhadap pupuk bersubsidi serta bantuan sarana dan prasarana pertanian.

Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan bahwa tembakau merupakan komoditas unggulan Kabupaten Sumenep yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian masyarakat. Menurutnya, musim kemarau justru menjadi momentum yang menguntungkan bagi petani tembakau di Madura.

“Kami menyampaikan bahwa bagi petani tembakau di Madura, khususnya Sumenep, musim kemarau bukan menjadi musibah, tetapi menjadi berkah karena sangat mendukung kualitas tanaman,” katanya, Senin 27Juli 2026.

Chainur Rasyid dalam pertemuannya dengan Kementerian Pertanian, juga menyampaikan harapan agar petani tembakau mendapat perhatian dalam kebijakan pupuk bersubsidi. Selain itu, pemerintah daerah mengusulkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta pembangunan jaringan irigasi untuk mendukung produktivitas pertanian.

“Kami juga mengusulkan bantuan alsintan dan irigasi. Untuk irigasi memang masih terkendala ketersediaan sumber air di beberapa wilayah, sehingga pelaksanaannya harus disesuaikan dengan kondisi di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, terkait penetapan Harga Indeks Tanam (HIT) tembakau, Chainur menjelaskan pembahasannya akan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari kelompok tani, perusahaan mitra, hingga organisasi perangkat daerah terkait.

Ia mengimbau kepada para petani agar tetap menjaga kualitas hasil panen di tengah kondisi cuaca yang berubah-ubah. Menurutnya, kualitas tembakau yang baik akan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas harga dan meningkatkan daya saing komoditas unggulan Sumenep.

“Harapan kami, para petani tetap menjaga kualitas tembakau sehingga hasil panen nantinya memiliki nilai jual yang baik dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani,” pungkasnya. (Ady/Red).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dugaan Pindah Lokasi dan Penyimpangan, Proyek P3-TGAI di Lembung Timur Tuai Sorotan
Jadi Penerima Terbanyak, Program P3TGAI di Kecamatan Lenteng Tuai Sorotan Adanya Dugaan Fee Sebesar 25–30 Persen
Diduga Garap Bangunan Lama, Proyek P3TGAI Tahun 2026 di Desa Cangkreng Tuai Sorotan Tajam
DKPP Sumenep Ajak APH dan Petani dalam Perkuat Pengawasan Program Pertanian 2026
Percepat Modernisasi Pertanian, DKPP Sumenep Salurkan 47 Hand Tractor untuk Kelompok Tani
DKPP Sumenep Perkuat Sentra Penghasil Tembakau Berkualitas Varietas Prancak 95 Sejak Tahap Pembibitan
Lewat Rapat Paripurna, Tujuh Fraksi DPRD Sumenep Sampaikan Hasil Serap Aspirasi Tahun 2026
DPRD Bersama Pemkab Sumenep Sepakati KUA-PPAS 2027
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Dugaan Pindah Lokasi dan Penyimpangan, Proyek P3-TGAI di Lembung Timur Tuai Sorotan

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Jadi Penerima Terbanyak, Program P3TGAI di Kecamatan Lenteng Tuai Sorotan Adanya Dugaan Fee Sebesar 25–30 Persen

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:27 WIB

Diduga Garap Bangunan Lama, Proyek P3TGAI Tahun 2026 di Desa Cangkreng Tuai Sorotan Tajam

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:32 WIB

DKPP Sumenep Ajak APH dan Petani dalam Perkuat Pengawasan Program Pertanian 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Percepat Modernisasi Pertanian, DKPP Sumenep Salurkan 47 Hand Tractor untuk Kelompok Tani

Berita Terbaru