DKPP Sumenep Ajak APH dan Petani dalam Perkuat Pengawasan Program Pertanian 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep perkuat sistem pengawasan pelaksanaan Program Pembangunan Sektor Pertanian Tahun 2026 melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Ganding.

Agenda tersebut diselenggarakan sebagai langkah untuk memastikan seluruh program pertanian berjalan sesuai ketentuan, terbuka, tepat sasaran, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani.

Kegiatan itu melibatkan berbagai unsur yang memiliki peran dalam pengawasan maupun pelaksanaan program pertanian.

Hadir dalam kegiatan di antaranya perwakilan Polres Sumenep, Kejaksaan, Koordinator Penyuluh Pertanian Kabupaten Sumenep, Korluh Kecamatan Ganding, Lenteng, Guluk-Guluk, dan Batuan.

Selain itu, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dari empat kecamatan bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Kecamatan Ganding turut mengikuti sosialisasi tersebut.

Dalam forum tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai mekanisme pengawasan pelaksanaan program pembangunan sektor pertanian sepanjang 2026.

Penyamaan persepsi antarpemangku kepentingan dinilai penting agar setiap program dijalankan sesuai aturan yang berlaku.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid mengatakan, pengawasan memiliki peran strategis dalam menjaga mutu pelaksanaan seluruh program pertanian.

“Pengawasan bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan seluruh program pertanian berjalan sesuai aturan, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para petani,” kata pria yang akrab disapa Inung ini, Kamis (16/7/2026).

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan sektor pertanian tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari aparat penegak hukum, penyuluh, hingga kelompok tani.

“Kolaborasi semua pihak sangat penting. Dengan pengawasan yang baik, pelaksanaan program akan semakin akuntabel, transparan, dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

DKPP Sumenep mengajak para penyuluh pertanian dan Gapoktan agar terus menjadi mitra aktif pemerintah dalam mengawal implementasi setiap program di lapangan.

“Komunikasi yang baik antara pemerintah, penyuluh, aparat penegak hukum, dan petani akan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang muncul,” ungkapnya.

Melalui penguatan pengawasan tersebut, DKPP Sumenep optimistis pelaksanaan Program Pembangunan Sektor Pertanian Tahun 2026 dapat berlangsung lebih efektif, tertib, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Sumenep. (Ady/Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dugaan Pindah Lokasi dan Penyimpangan, Proyek P3-TGAI di Lembung Timur Tuai Sorotan
Jadi Penerima Terbanyak, Program P3TGAI di Kecamatan Lenteng Tuai Sorotan Adanya Dugaan Fee Sebesar 25–30 Persen
Diduga Garap Bangunan Lama, Proyek P3TGAI Tahun 2026 di Desa Cangkreng Tuai Sorotan Tajam
Percepat Modernisasi Pertanian, DKPP Sumenep Salurkan 47 Hand Tractor untuk Kelompok Tani
Melalui Kementerian Pertanian, DKPP Sumenep Usulkan Aspirasi Petani Memasuki Musim Tanam
DKPP Sumenep Perkuat Sentra Penghasil Tembakau Berkualitas Varietas Prancak 95 Sejak Tahap Pembibitan
Lewat Rapat Paripurna, Tujuh Fraksi DPRD Sumenep Sampaikan Hasil Serap Aspirasi Tahun 2026
DPRD Bersama Pemkab Sumenep Sepakati KUA-PPAS 2027
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Dugaan Pindah Lokasi dan Penyimpangan, Proyek P3-TGAI di Lembung Timur Tuai Sorotan

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Jadi Penerima Terbanyak, Program P3TGAI di Kecamatan Lenteng Tuai Sorotan Adanya Dugaan Fee Sebesar 25–30 Persen

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:27 WIB

Diduga Garap Bangunan Lama, Proyek P3TGAI Tahun 2026 di Desa Cangkreng Tuai Sorotan Tajam

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:32 WIB

DKPP Sumenep Ajak APH dan Petani dalam Perkuat Pengawasan Program Pertanian 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Percepat Modernisasi Pertanian, DKPP Sumenep Salurkan 47 Hand Tractor untuk Kelompok Tani

Berita Terbaru