RAPBD Sumenep 2027 Diproyeksi Defisit Rp96 Miliar, Pemkab Siapkan Pembiayaan Netto

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep merancang Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027 dengan proyeksi defisit anggaran mencapai Rp96,03 miliar.

​Proyeksi tersebut mengemuka lantaran target pendapatan daerah dipatok sebesar Rp1,89 triliun, sementara kebutuhan belanja daerah diperkirakan membengkak hingga Rp1,99 triliun.

​Hal itu disampaikan Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumenep terkait penyampaian Nota Keuangan RAPBD 2027, Senin (12/10/2026).

​“Penyampaian nota keuangan ini merupakan bagian dari tahapan pembahasan rencana keuangan dan pembangunan daerah untuk tahun anggaran 2027,” ujar Imam Hasyim.

​Detail Anggaran dan Strategi Penutupan Defisit
​Berdasarkan dokumen RAPBD 2027, rincian komponen pendapatan, belanja, dan strategi pembiayaan daerah meliputi: ​Pendapatan Daerah: Rp1,89 triliun,​ Belanja Daerah: Rp1,99 triliun, Selisih Defisit: Rp96,02 miliar.

​Untuk menutupi selisih defisit tersebut, Pemkab Sumenep mengandalkan skema pembiayaan netto dengan nilai yang sama, yakni Rp96,03 miliar. Angka pembiayaan netto ini diperoleh dari penerimaan pembiayaan sebesar Rp126,23 miliar dikurangi pengeluaran pembiayaan senilai Rp30,2 miliar.

​Dari sisi penerimaan, transfer dari pemerintah pusat dan provinsi masih menjadi penopang utama kas daerah dengan alokasi mencapai Rp1,50 triliun. Sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan menyumbang Rp393,69 miliar.

​Adapun pada pos belanja daerah, alokasi anggaran didistribusikan ke dalam beberapa sektor:
​Belanja Operasi: Rp1,44 triliun (porsi terbesar)
​Belanja Transfer: Rp325,76 miliar
​Belanja Tidak Terduga: Rp119,60 miliar
​Belanja Modal: Rp101,17 miliar

​Imam Hasyim menjelaskan, penyusunan RAPBD 2027 berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 serta Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027.

​Pada tahun 2027, arah kebijakan pembangunan Kabupaten Sumenep difokuskan pada tiga pilar utama: peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penguatan infrastruktur, dan pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal.

​Mengingat kondisi geografis Sumenep yang terdiri atas wilayah daratan dan kepulauan, penguatan konektivitas antarwilayah menjadi salah satu prioritas utama guna menjamin pemerataan pembangunan.

​“Pembangunan daerah diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan infrastruktur dan konektivitas wilayah, serta pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal untuk mendorong pemerataan pembangunan di wilayah daratan dan kepulauan,” kata Imam.

​Tahap selanjutnya, rancangan anggaran ini akan dibahas secara intensif bersama DPRD Kabupaten Sumenep sebelum disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) APBD 2027.(*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Peringati Hari Santri 2026, Bupati Sumenep Ajak Santri Kolaborasikan Ilmu dan Akhlak
Peringati Harjad ke-757 dan Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Gelar Pembacaan Al-Waqi’ah 111.111 Kali
Peringati Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Tekankan Kedisiplinan dan Integritas ASN
Dugaan Penganiayaan Anak Dilaporkan ke Polresta Sumenep, Pelapor Minta Terduga Pelaku Segera Ditangkap
Momen Hari Santri 2026, Kecamatan Manding Dorong Kebangkitan UMKM Keripik Singkong
Hari Santri 2026, Anggota DPRD Sumenep Ajak Pesantren Jadi Pelopor Perubahan
Peringati Hari Jadi Ke-757 Sumenep, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Pererat Semangat Gotong Royong
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:23 WIB

Peringati Hari Santri 2026, Bupati Sumenep Ajak Santri Kolaborasikan Ilmu dan Akhlak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Peringati Harjad ke-757 dan Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Gelar Pembacaan Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Peringati Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Tekankan Kedisiplinan dan Integritas ASN

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Dugaan Penganiayaan Anak Dilaporkan ke Polresta Sumenep, Pelapor Minta Terduga Pelaku Segera Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Momen Hari Santri 2026, Kecamatan Manding Dorong Kebangkitan UMKM Keripik Singkong

Berita Terbaru