Polres Sumenep Penuh Misteri, Temuan Kokain 27,83 Kg Gagal Rilis, Ketua JSI Warning Jangan Sampai Menjelma Seperti Kasus Teddy Minahasa

Kamis, 16 April 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Penemuan narkotika jenis kokain dengan berat mencapai 27,83 kilogram di wilayah hukum Polres Sumenep masih menyisakan tanda tanya besar dan memicu perhatian publik gagalnya agenda Konferensi Pers Kapolda Jatim bagi rekan-rekan Pers.

Sejumlah wartawan yang datang dan menunggu selama berjam-jam tidak mendapatkan keterangan resmi. Kapolda disebut memilih meninggalkan lokasi tanpa memberikan penjelasan, sehingga menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Jurnalis Sumenep Independen (JSI), Igusty Madani, mengingatkan agar temuan narkotika dalam jumlah besar itu tidak disalahgunakan. Ia menegaskan pentingnya keterbukaan informasi untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

“Jangan sampai kasus temuan kokain di Polres Sumenep ini menjelma seperti kasus besar sebelumnya yang justru mencoreng institusi penegak hukum. Semua pihak harus mengawal secara ketat,” ujar Igusty dalam keterangan rilisnya, Kamis (16/4/2026).

Peringatan tersebut merujuk pada kasus yang pernah melibatkan oknum aparat dalam penyalahgunaan barang bukti narkotika, seperti yang menyeret nama Teddy Minahasa. Kasus tersebut sempat menjadi sorotan nasional dan dinilai merusak kepercayaan publik terhadap aparat.

Ketua JSI menilai, pengawasan internal yang ketat serta keterlibatan pihak eksternal sangat diperlukan untuk memastikan proses hukum berjalan transparan. Selain itu, aparat penegak hukum didorong segera memberikan keterangan resmi secara lengkap guna menghindari berkembangnya isu liar.

Menurutnya, nilai ekonomi dari barang bukti yang diduga kokain tersebut sangat fantastis. Jika dikonversi ke rupiah, nilainya diperkirakan mencapai Rp139 miliar hingga Rp194 miliar.

Ia juga mengingatkan agar barang bukti tersebut tidak hilang atau mengalami perubahan, seperti dugaan kasus sebelumnya terkait temuan sabu-sabu di wilayah Kepulauan Masalembu yang hingga kini belum sepenuhnya jelas penanganannya.

“Kalau dimusnahkan, kapan dan di mana, serta berapa jumlah yang dimusnahkan harus jelas. Sebab, beredar informasi narkoba seperti temuan di Masalembu itu banyak beredar di daratan Sumenep,” tegasnya.

Jurnalis Sumenep Indepenfen (JSI) bahkan berencana melakukan audiensi ke Polres Sumenep hingga Polda Jawa Timur guna mendorong transparansi dalam pengungkapan kasus tersebut.

Igusty menekankan pentingnya menjaga integritas barang bukti agar tidak menimbulkan kecurigaan publik. Ia mengingatkan, perubahan jumlah atau hilangnya barang bukti akan menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum.

“Jangan sampai berat kokain yang awalnya 27,83 kilogram kemudian berubah, atau bahkan barang itu diganti dengan benda lain. Itu akan memicu persepsi negatif terhadap aparat,” ujarnya.

Ketua JSI juga mendesak agar Polda Jawa Timur segera membuka hasil uji laboratorium secara transparan, mengusut asal-usul barang serta pemiliknya, dan melibatkan media dalam proses pemusnahan barang bukti.

“Kami JSI Sumenep akan mengawal kasus tersebut hingga ada pernyataan resmi dari pihak Polres Sumenep maupun Polda Jatim,” pungkasnya.

Penulis (Ady/Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketua Fraksi PDI-P DPRD Sumenep Ngantor Pakai Sepeda Teladani Kebijakan Hemat Energy
Tingkatkan Kualitas Layanan, Satlantas Polres Sumenep Gelar Apel Kesiapan di KB Samsat
Kader Partai NasDem Sumenep Gelar Aksi Protes, Desak Tempo Lakukan Permohonan Maaf
Pemkab Sumenep Bangun Kemitraan Pembangunan Ekonomi Daerah Melalui Sektor Perikanan
Wujudkan Kamseltibcarlantas, Polantas Sumenep Sapa Pengendara di Simpang Empat Kota
Dukung Gerakan Pemerintah Hemat Energy, BPRS Bhakti Sumekar Terapkan Bike to Work
Terus Berinovasi, Kini RSUDMA Sumenep Hadirkan Layanan Kesehatan Terapi Wicara
RSUDMA Sumenep Dukung Pemerintah Terapkan Budaya Hemat Energy Lewat Gowes
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 10:36 WIB

Ketua Fraksi PDI-P DPRD Sumenep Ngantor Pakai Sepeda Teladani Kebijakan Hemat Energy

Jumat, 17 April 2026 - 13:57 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, Satlantas Polres Sumenep Gelar Apel Kesiapan di KB Samsat

Kamis, 16 April 2026 - 13:09 WIB

Polres Sumenep Penuh Misteri, Temuan Kokain 27,83 Kg Gagal Rilis, Ketua JSI Warning Jangan Sampai Menjelma Seperti Kasus Teddy Minahasa

Rabu, 15 April 2026 - 14:52 WIB

Kader Partai NasDem Sumenep Gelar Aksi Protes, Desak Tempo Lakukan Permohonan Maaf

Rabu, 15 April 2026 - 12:22 WIB

Pemkab Sumenep Bangun Kemitraan Pembangunan Ekonomi Daerah Melalui Sektor Perikanan

Berita Terbaru