Komisi IV DPRD Sumenep Dorong Percepatan Fasilitas Kesehatan Berbasis RME

Sabtu, 11 April 2026 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Komisi IV DPRD Sumenep mendesak kesiapan penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

M. Ramzi, anggota Komisi IV DPRD Sumenep, menilai rekam medis berbasis elektronik sudah saatnya diterapkan. Ia menilai hingga saat ini masih banyak fasilitas kesehatan yang mengandalkan pencatatan manual.

Kondisi tersebut berpotensi membuat riwayat penyakit pasien tidak terdokumentasi secara lengkap dan memperlambat penanganan medis.

“Jadi, semua tingkatan pelayanan kesehatan segera menerapkan Rekam Medis Elektronik,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, penerapan RME juga penting untuk memperkuat sistem rujukan antar fasilitas layanan agar data pasien dapat diakses lebih cepat dan mudah terutama dalam kondisi darurat maupun penanganan penyakit kronis.

“Dengan RME, dokter yang menangani bisa cepat mengetahui riwayat penyakit pasien sebelumnya, obat yang pernah dikonsumsi, hingga tindakan medis,” ujar M. Ramzi.

Ia menegaskan, transformasi digital sektor kesehatan bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, akan tetapi bagian dari upaya meningkatkan standar pelayanan publik.

“Ini bukan soal teknologi, akan tetapi soal keselamatan pasien. Data medis yang tercatat dengan baik akan menekan risiko kesalahan diagnosa dan membuat pelayanan lebih profesional,” tegasnya.

Menurutnya, Komisi IV DPRD Sumenep, akan terus mendorong pemerintah daerah mempercepat implementasi Rekam Medis Elektronik di seluruh fasilitas kesehatan, mulai dari Puskesmas hingga rumah sakit.

“Kami berharap penerapan RME dapat segera terealisasi agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, akurat, dan terintegrasi di Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.

Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep akan terus berupaya mendorong pemerintah untuk segera menerapkan RME demi meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Penulis Redaksi

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Penuh Haru dan Bahagia, SMPN 4 Sumenep Gelar Acara Lepas Pisah Siswa Kelas IX
Polres Sumenep Dukung Petani Milenial Budidaya Melon Berbasis Smart Farming
DKPP Sumenep Siapkan Hak Paten Varietas Kacang Hijau Kuning Potensi Jadi Identitas Baru Pertanian
DKPP Sumenep Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban Jelang Hari Raya Idul Adha 2026
Bea Cukai Madura Diminta Tegas Usut Sosok ‘HS’ yang Diduga Jadi Pengendali Utama Rokok Ilegal Merek Manchester, Big Boss, dan Coffee
Inisial HS Diduga Jadi Pengendali Utama Beberapa Merek Rokok Tanpa Pita Cukai di Wilayah Lenteng
Keluhkan Biaya Hiburan, Penikmat Dunia Malam Minta Tarif LC di Sumenep Disamakan dengan Daerah Lain
Satlantas Polres Sumenep Bersama KB Samsat Gelar Program “Ka Sakolah” Edukasi Pelajar Tertib Pajak dan Etika Berlalu Lintas
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:00 WIB

Penuh Haru dan Bahagia, SMPN 4 Sumenep Gelar Acara Lepas Pisah Siswa Kelas IX

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:43 WIB

Polres Sumenep Dukung Petani Milenial Budidaya Melon Berbasis Smart Farming

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:08 WIB

DKPP Sumenep Siapkan Hak Paten Varietas Kacang Hijau Kuning Potensi Jadi Identitas Baru Pertanian

Jumat, 29 Mei 2026 - 02:14 WIB

DKPP Sumenep Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban Jelang Hari Raya Idul Adha 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:28 WIB

Bea Cukai Madura Diminta Tegas Usut Sosok ‘HS’ yang Diduga Jadi Pengendali Utama Rokok Ilegal Merek Manchester, Big Boss, dan Coffee

Berita Terbaru