BPRS Perluas Layanan Keuangan Syariah dengan Menghadirkan Produk Investasi Kepemilikan Emas

Senin, 6 Juli 2026 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) terus memperluas layanan keuangan syariah dengan menghadirkan produk pembiayaan kepemilikan emas. Produk itu menjadi salah satu alternatif investasi yang bisa diakses masyarakat melalui sistem angsuran sesuai prinsip syariah.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Hairil Fajar menegaskan bahwa emas hingga saat ini masih menjadi instrumen investasi yang banyak diminati masyarakat karena memiliki kemampuan menjaga nilai aset dalam jangka panjang.

“Kami ingin memberikan solusi investasi yang aman, mudah, dan sesuai syariah. Masyarakat tidak perlu menunggu memiliki dana besar untuk mulai membangun aset dan merencanakan keuangan masa depan,” katanya.

Menurut dia, meningkatnya animo masyarakat terhadap investasi perlu diimbangi dengan pemahaman keuangan yang baik.

“Kami berupaya memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki emas melalui layanan yang sesuai dengan prinsip syariah. Dengan perencanaan yang tepat, investasi tidak hanya menjadi sarana menyimpan kekayaan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat ketahanan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Selain itu, ia memaparkan bahwa semua mekanisme proses pembiayaan emas di BPRS Bhakti Sumekar dilakukan secara transparan dan mengacu pada ketentuan syariah sehingga nasabah memperoleh kepastian serta rasa aman dalam menjalankan investasi.

“Pembiayaan emas menjadi salah satu bentuk dukungan kami dalam membantu masyarakat mencapai kemandirian finansial secara bertahap,” pungkasnya.

Sebagai satu-satunya bank pembiayaan syariah milik Pemkab Sumenep, BPRS Bhakti Sumekar akan terus berupaya menghadirkan berbagai produk layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Inovasi layanan itu diharapkan mampu memperluas inklusi keuangan syariah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki aset produktif. (Ady/Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Proyek P3TGAI Desa Kalimook Diduga Tak Sesuai Spesifikasi dan Tuai Sorotan Tajam
Proyek P3TGAI di 2 Desa Kecamatan Lenteng Terindikasi Penyimpangan, Ketua LSM TRINUSA DPD Jatim Angkat Bicara
BEA Cukai Bersama Lanudal Juanda Berhasil Gagalkan Penyelundupan Narkotika Lintas Negara
Dugaan Pindah Lokasi dan Penyimpangan, Proyek P3-TGAI di Lembung Timur Tuai Sorotan
Jadi Penerima Terbanyak, Program P3TGAI di Kecamatan Lenteng Tuai Sorotan Adanya Dugaan Fee Sebesar 25–30 Persen
Diduga Garap Bangunan Lama, Proyek P3TGAI Tahun 2026 di Desa Cangkreng Tuai Sorotan Tajam
DKPP Sumenep Ajak APH dan Petani dalam Perkuat Pengawasan Program Pertanian 2026
Percepat Modernisasi Pertanian, DKPP Sumenep Salurkan 47 Hand Tractor untuk Kelompok Tani
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Proyek P3TGAI Desa Kalimook Diduga Tak Sesuai Spesifikasi dan Tuai Sorotan Tajam

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Proyek P3TGAI di 2 Desa Kecamatan Lenteng Terindikasi Penyimpangan, Ketua LSM TRINUSA DPD Jatim Angkat Bicara

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:31 WIB

BEA Cukai Bersama Lanudal Juanda Berhasil Gagalkan Penyelundupan Narkotika Lintas Negara

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Dugaan Pindah Lokasi dan Penyimpangan, Proyek P3-TGAI di Lembung Timur Tuai Sorotan

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Jadi Penerima Terbanyak, Program P3TGAI di Kecamatan Lenteng Tuai Sorotan Adanya Dugaan Fee Sebesar 25–30 Persen

Berita Terbaru