DKPP Sumenep Optimis Luas Tanam Tembakau Tahun 2026 Meningkat Hingga 18 Ribu Hektare

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Minat petani di Sumenep, pada musim tanam tembakau tahun 2026 diperkirakan meningkat cukup signifikan dibandingkan dengan musim tanam tahun sebelumnya. Rabu, 01/07/2026.

Prediksi tersebut terlihat dari bertambahnya areal yang telah disiapkan para petani ketika memasuki musim tanam tembakau tiba.

Pada tahun 2025, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, mendata luas lahan tembakau tercatat sekitar 14 ribu hektare. Sementara pada musim tanam tahun ini, angka tersebut diproyeksikan mengalami peningkatan hingga mencapai 18 ribu hektare.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan optimisme tersebut didasarkan pada kesiapan lahan yang telah dipersiapkan untuk budidaya tembakau.

“Kalau dari banyaknya lahan yang sudah di persiapkan oleh para petani, tahun ini kami optimis bisa di angka 18 ribu hektar tanam tembakau. Bisa lebih,” katanya, Senin (22/6).

Chainur juga mengingatkan para petani agar tidak mengabaikan faktor cuaca yang hingga kini masih menunjukkan kondisi yang fluktuatif. Di sejumlah wilayah, cuaca mendung masih kerap terjadi meski musim kemarau mulai berlangsung.

“Ketergantungan cuaca dan iklim menjadi faktor utama para petani tembakau. Kondisi saat ini masih ada wilayah yang mendung, sehingga petani harus mempertimbangkan kondisi iklim sebelum menanam,” ujarnya.

Menurutnya, pergantian musim kemarau diharapkan dapat mendukung peningkatan mutu dan kualitas tembakau Sumenep. Apalagi, komoditas tersebut selama ini memiliki pasar yang cukup luas dan permintaan yang relatif tinggi.

“Kami berharap mutu dan kualitas tembakau tahun ini semakin baik, sehingga potensi dan permintaan pasar terhadap tembakau Sumenep cukup besar,” ujarnya.

Melalui para penyuluh pertanian, DKPP Sumenep menegaskan bahwa selain kesiapan lahan, geliat musim tanam juga mulai terlihat dari aktivitas para petani di beberapa lokasi.

“Semoga dengan kondisi cuaca yang mendukung, produksi tembakau berkualitas tinggi diharapkan meningkat dan mampu memberikan keuntungan yang lebih baik bagi para petani,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Proyek P3TGAI Desa Kalimook Diduga Tak Sesuai Spesifikasi dan Tuai Sorotan Tajam
Proyek P3TGAI di 2 Desa Kecamatan Lenteng Terindikasi Penyimpangan, Ketua LSM TRINUSA DPD Jatim Angkat Bicara
BEA Cukai Bersama Lanudal Juanda Berhasil Gagalkan Penyelundupan Narkotika Lintas Negara
Dugaan Pindah Lokasi dan Penyimpangan, Proyek P3-TGAI di Lembung Timur Tuai Sorotan
Jadi Penerima Terbanyak, Program P3TGAI di Kecamatan Lenteng Tuai Sorotan Adanya Dugaan Fee Sebesar 25–30 Persen
Diduga Garap Bangunan Lama, Proyek P3TGAI Tahun 2026 di Desa Cangkreng Tuai Sorotan Tajam
DKPP Sumenep Ajak APH dan Petani dalam Perkuat Pengawasan Program Pertanian 2026
Percepat Modernisasi Pertanian, DKPP Sumenep Salurkan 47 Hand Tractor untuk Kelompok Tani
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Proyek P3TGAI Desa Kalimook Diduga Tak Sesuai Spesifikasi dan Tuai Sorotan Tajam

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Proyek P3TGAI di 2 Desa Kecamatan Lenteng Terindikasi Penyimpangan, Ketua LSM TRINUSA DPD Jatim Angkat Bicara

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:31 WIB

BEA Cukai Bersama Lanudal Juanda Berhasil Gagalkan Penyelundupan Narkotika Lintas Negara

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Dugaan Pindah Lokasi dan Penyimpangan, Proyek P3-TGAI di Lembung Timur Tuai Sorotan

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Jadi Penerima Terbanyak, Program P3TGAI di Kecamatan Lenteng Tuai Sorotan Adanya Dugaan Fee Sebesar 25–30 Persen

Berita Terbaru