DKPP Sumenep Salurkan Bantuan Benih Tembakau Varietas Prancak-95 Senilai Rp2,1 M untuk 20 Kelompok Tani

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep kembali salurkan bantuan benih tembakau kepada 20 kelompok tani yang tersebar di sejumlah kecamatan. Selasa, 30/06/2026.

Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian tembakau yang menjadi salah satu tulang punggung ekonomi masyarakat.

Program bantuan melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 itu memiliki nilai anggaran sebesar Rp2,1 miliar diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kualitas tembakau khas Sumenep yang selama ini dikenal memiliki daya saing tinggi di pasaran.

Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan bahwa penyaluran bantuan benih telah dilakukan sekitar satu bulan lalu melalui bidang teknis DKPP kepada kelompok tani yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat.

“Alhamdulillah, salah satu alokasi DBHCHT tahun 2026 kami fokuskan untuk bantuan benih tembakau kepada kelompok tani,” kata Chainur Rasyid, Senin, (22/6/2026).

Menurutnya, benih yang diberikan masih menggunakan varietas Prancak-95 atau M95. Varietas tersebut selama ini dinilai mampu beradaptasi dengan kondisi lahan yang ada di Sumenep dan mampu menghasilkan kualitas tembakau yang baik.

“Prancak-95 merupakan varietas unggulan yang sudah lama menjadi identitas dan andalan petani tembakau Sumenep, ungkapnya.

Chainur memastikan penyaluran bantuan dilakukan secara merata. Sebab, hampir seluruh wilayah di Kabupaten Sumenep memiliki potensi yang cukup besar dalam pengembangan komoditas tembakau.

Melalui program tersebut, pemerintah daerah berharap agar para petani mampu menjaga kualitas tembakau memasuki musim tanam tahun ini agar dapat meningkatkan hasil produksi dan tetap memiliki nilai jual yang kompetitif di pasar.

Melalui DBHCHT diharapkan menjadi salah satu instrumen penting untuk memperkuat posisi petani sekaligus menjaga keberlanjutan komoditas tembakau sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat Sumenep.

Penulis: (Ady/Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Sumenep Berhasil Meringkus Oknum Pegawai Paruh Waktu Inisial N Warga Kecamatan Dasuk
Harlah Ke-57, Ponpes Hidayatut Thalibin Lahirkan Santri Berakhlak Mulia dan Berintegritas
Antrean Panjang SPBU di Sumenep Meresahkan, Pemerintah dan APH Didesak Turun Tangan
Ciptakan Lingkungan Bersih dan Asri, Pemerintah Kecamatan Ambunten Gelar Kurvei Bersama Forpimka
Tampil Memukau, Calon Siswi SMADA Sabet Juara 1 Solo Kreatif di Piala Bergilir IPSI Sumenep 2026
Wujud Nyata Kepedulian BAZNAS Sumenep Salurkan Bantuan Sebesar Rp20 juta Bagi Warga Batuputih
Puluhan Polisi Cilik Sumenep Tampil Memukau di Ajang Lomba Kompetisi Bergengsi Tingkat Jatim
Bupati Fauzi: Logo Hari Jadi ke 758 Melambangkan Karakteristik Daerah dan Semangat Kebersamaan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:49 WIB

DKPP Sumenep Salurkan Bantuan Benih Tembakau Varietas Prancak-95 Senilai Rp2,1 M untuk 20 Kelompok Tani

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:24 WIB

Polres Sumenep Berhasil Meringkus Oknum Pegawai Paruh Waktu Inisial N Warga Kecamatan Dasuk

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:05 WIB

Harlah Ke-57, Ponpes Hidayatut Thalibin Lahirkan Santri Berakhlak Mulia dan Berintegritas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:26 WIB

Antrean Panjang SPBU di Sumenep Meresahkan, Pemerintah dan APH Didesak Turun Tangan

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:46 WIB

Ciptakan Lingkungan Bersih dan Asri, Pemerintah Kecamatan Ambunten Gelar Kurvei Bersama Forpimka

Berita Terbaru