Festival Musik Tongtong 2026 Sukses Digelar, Bupati Fauzi: Kesenian Tradisional Sebagai Warisan Budaya Madura

Minggu, 6 September 2026 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP  — Festival Musik Tongtong Se-Madura 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan antarkelompok, tetapi juga menjadi ruang bagi para seniman untuk menunjukkan kreativitas sekaligus mempertahankan musik tradisional sebagai bagian dari warisan budaya Madura.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya festival tersebut. Menurutnya, kehadiran para peserta dari berbagai daerah menjadi bagian penting dalam menyukseskan festival yang kembali mempertemukan para pelaku musik tongtong se-Madura tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan memberikan penampilan terbaik dalam Festival Musik Tongtong Se-Madura,” ujar Bupati, Minggu, 6/9/2029.

Ia menilai, setiap kelompok tidak sekadar tampil membawa musik tongtong, tetapi juga menunjukkan kreativitas melalui berbagai unsur pertunjukan, mulai dari dekorasi, penyajian, tari hingga aransemen musik.

Dari hasil penilaian, Baladewa ditetapkan sebagai Juara Umum Festival Musik Tong-Tong Sumenep 2026.

Selain juara umum, penghargaan diberikan dalam sejumlah kategori. Pada kategori Dekorasi Terbaik, terdapat 10 peserta, yakni Baladewa, Satsetsot, Peccot Ngamox, Kramat, Bagaspati, Subur Makmur 99, Putra SBR, Barong Ireng, Angin Ribut, dan Putra Sidingpuri.

Untuk kategori Penyaji Terbaik, daftar peserta yang ditetapkan sebagai pemenang yakni Sabda Alam, Subur Makmur 99, Mega Remmeng, Putra SBR, Kaconk Madura, Pangeran Soengennep, Joko Maro, Angin Ribut, Gong Mania, dan Putra Sidingpuri.

Sementara kategori Penari Terbaik diraih oleh Peccot Ngamox, Purnama Alam, Putra SBR, Angin Ribut, dan Gong Mania.

Sedangkan kategori Aransemen Terbaik diberikan kepada Baladewa, Satsetsot, Kramat, Bagaspati, dan Subur Makmur 99.

Bupati Fauzi mengatakan, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas para peserta. Namun, menurutnya, nilai penting sebuah festival budaya tidak semata-mata terletak pada siapa yang menjadi pemenang.

Lebih dari itu, keterlibatan seluruh peserta menjadi bagian dari upaya menjaga kesenian tradisional agar tetap hidup dan berkembang.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga dan mengembangkan seni budaya yang kita miliki,” ungkap ayahanda Fania Aljannah Fauzi Putri ini.

Menurut Bupati, kreativitas yang ditampilkan dalam festival menunjukkan bahwa musik tongtong memiliki ruang untuk terus berkembang mengikuti zaman, tanpa harus kehilangan karakter dan akar tradisinya.

Karena itu, ia berharap Festival Musik Tongtong Se-Madura dapat terus menjadi ruang pertemuan bagi para seniman, sekaligus mendorong regenerasi pelaku seni di Madura.

Festival ini pada akhirnya bukan hanya tentang siapa yang meraih juara, tetapi tentang bagaimana para seniman bersama-sama menjaga musik tongtong tetap hidup, dikenal generasi muda, dan terus menjadi bagian dari identitas budaya Madura.(Ady/Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Dorong Pemberdayaan Ekonomi untuk Pangkas Angka Kemiskinan
Apel Peringati Hari Santri 2026, Bupati Sumenep Ajak Santri Kolaborasikan Ilmu dan Akhlak
Peringati Harjad ke-757 dan Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Gelar Pembacaan Al-Waqi’ah 111.111 Kali
Dugaan Penganiayaan Anak Dilaporkan ke Polresta Sumenep, Pelapor Minta Terduga Pelaku Segera Ditangkap
Momen Hari Santri 2026, Kecamatan Manding Dorong Kebangkitan UMKM Keripik Singkong
Hari Santri 2026, Anggota DPRD Sumenep Ajak Pesantren Jadi Pelopor Perubahan
Bupati Fauzi Tekankan “Politik Humanis” saat Lepas Ribuan Peserta JJS
Peringati Hari Jadi Ke-757 Sumenep, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Pemkab Sumenep Dorong Pemberdayaan Ekonomi untuk Pangkas Angka Kemiskinan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:23 WIB

Apel Peringati Hari Santri 2026, Bupati Sumenep Ajak Santri Kolaborasikan Ilmu dan Akhlak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Peringati Harjad ke-757 dan Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Gelar Pembacaan Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Dugaan Penganiayaan Anak Dilaporkan ke Polresta Sumenep, Pelapor Minta Terduga Pelaku Segera Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Momen Hari Santri 2026, Kecamatan Manding Dorong Kebangkitan UMKM Keripik Singkong

Berita Terbaru