Rizky Avocado Pelopor Bibit Unggul di Sumenep, Ajak Masyarakat Hijaukan Madura dengan Menanam Alpukat

Kamis, 30 Oktober 2025 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Semangat membangun pertanian produktif dan ramah lingkungan kini terus tumbuh di Kabupaten Sumenep. Salah satu pelopornya adalah Rizky Avocado, usaha bibit alpukat unggul yang berlokasi di Dusun Batuan Barat, Desa Batuan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep.

Usaha ini digagas oleh Bachtiar Julianto, sosok muda yang bertekad memajukan pertanian Madura dengan menghadirkan bibit unggulan berkualitas tinggi. Melalui Rizky Avocado, ia ingin mengubah pandangan masyarakat bahwa bertani bisa menjadi sumber penghasilan sekaligus investasi masa depan.

 “Menanam pohon bukan hanya hobi, tapi bentuk investasi jangka panjang yang bernilai ekonomi. Alpukat sekarang banyak dicari di pasar, dan hasilnya menjanjikan,” ungkap Bachtiar, Kamis, 30/10/2025 .

Rizky Avocado menyediakan berbagai jenis bibit yang telah teruji hasilnya, di antaranya:

Alpukat Aligator – buah besar dan berdaging tebal,

Alpukat Kelud – cita rasa gurih dan cepat berbuah,

Alpukat Red Vietnam – warna menarik dan bernilai jual tinggi,

Alpukat TA 21 – unggul dalam produktivitas dan ketahanan,

Alpukat Yellow Vietnam – daging kuning lembut dan manis.

Bibit-bibit tersebut dijual dengan kisaran harga Rp175.000 hingga Rp300.000 per batang, tergantung jenis dan ukuran.
Tingginya pun bervariasi, mulai dari 1,5 meter hingga 2,5 meter, sehingga siap langsung tanam di lahan atau pekarangan rumah.

“Semua bibit kami rawat secara khusus agar kuat, sehat, dan cepat beradaptasi dengan iklim Madura. Pembeli tinggal tanam, siram, dan rawat dengan petunjuk yang kami berikan,” jelas Bachtiar.

Nama Rizky Avocado kini semakin dikenal luas. Banyak kepala desa, pejabat daerah, hingga masyarakat umum telah membeli bibit di tempat ini.
Mereka tak sekadar membeli, tapi ikut menjadi bagian dari gerakan hijau yang digagas Bachtiar.

“Banyak pejabat dan kepala desa datang langsung. Mereka ingin memberikan contoh pada warganya bahwa menanam itu bukan pekerjaan kecil, tapi tindakan besar untuk masa depan,” ujar Bachtiar.

Kepercayaan itu tumbuh karena kualitas bibit terjamin dan pelayanan Rizky Avocado yang selalu mendampingi pembeli hingga masa tanam.

“Kami tak hanya menjual, tapi juga membimbing. Pembeli kami ajari cara menanam, memupuk, dan merawat agar hasilnya optimal,” tambahnya.

Selain penjualan, Rizky Avocado aktif memberikan pendampingan dan edukasi pertanian kepada masyarakat.
Bachtiar kerap mengajarkan teknik tanam modern, pemupukan alami, hingga cara mengatasi hama dengan bahan organik.

Ia juga sering mengundang masyarakat untuk melihat langsung proses pembibitan agar mereka paham betapa pentingnya memilih bibit berkualitas.

“Kami ingin mencetak lebih banyak petani muda. Kalau generasi muda mau menanam, Madura akan jadi pulau hijau dan makmur,” katanya.

Melalui Rizky Avocado, Bachtiar mengajak seluruh masyarakat Madura untuk memanfaatkan lahan kosong menjadi kebun produktif.

“Mulailah dari satu pohon alpukat di pekarangan rumah. Selain menyejukkan, buahnya bisa dijual, bahkan jadi tabungan jangka panjang,” ujarnya.

Dengan harga terjangkau, bibit tinggi dan sehat, serta perawatan yang mudah, Rizky Avocado menjadi pilihan tepat bagi siapa pun yang ingin memulai usaha pertanian.

“Banyak pembeli kami yang sudah panen. Dari halaman rumah kecil pun bisa menghasilkan rupiah,” tambahnya.

Kini, Rizky Avocado bukan hanya dikenal sebagai tempat jual bibit, tapi juga simbol semangat pertanian baru di Sumenep.

Dengan kerja keras, dedikasi, dan dukungan masyarakat, Bachtiar membuktikan bahwa dari sebuah desa kecil bisa lahir perubahan besar.

“Ayo menanam, ayo hijaukan Madura. Setiap pohon alpukat hari ini adalah rezeki untuk masa depan,” pesan Bachtiar menutup wawancara.

Info Pemesanan hubungi :  081999040410

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hari Santri 2026, Anggota DPRD Sumenep Ajak Pesantren Jadi Pelopor Perubahan
DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair Puluhan SPPG
DLH Sumenep Bersihkan Selokan SDN Bangselok 2 demi Kenyamanan Belajar Siswa
Tingkatkan Kualitas Guru di Daerah Terpencil, Disdik Sumenep Gelar Workshop Pendidikan Digital
Tekan Peredaran Narkoba, Polresta Sumenep Bersama BNNK Gelar Operasi Gabungan di 2 Lokasi
Memasuki Pergantian Musim Tanam, DKPP Sumenep Imbau Petani Optimalkan Persiapan Lahan dan Kualitas Benih
Peringati HUT ke-2, Taruna Muda Pamolokan Gelar Acara Pengajian dan Santuni Anak Yatim
Enam Anggota JSI Dinyatakan Kompeten Selesai Mengikuti UKW Unitomo Surabaya 2026
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Hari Santri 2026, Anggota DPRD Sumenep Ajak Pesantren Jadi Pelopor Perubahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:56 WIB

DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair Puluhan SPPG

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:53 WIB

DLH Sumenep Bersihkan Selokan SDN Bangselok 2 demi Kenyamanan Belajar Siswa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Tingkatkan Kualitas Guru di Daerah Terpencil, Disdik Sumenep Gelar Workshop Pendidikan Digital

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Tekan Peredaran Narkoba, Polresta Sumenep Bersama BNNK Gelar Operasi Gabungan di 2 Lokasi

Berita Terbaru