DKPP Sumenep Perkuat Perlindungan LP2B untuk Cegah Alih Fungsi Lahan Pertanian

Kamis, 5 November 2026 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUMENEP – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep terus memperkuat perlindungan lahan pertanian produktif dengan menggelar pembinaan dan koordinasi bersama kelompok tani serta pemerintah desa di sejumlah kecamatan.

​Fokus utama dari langkah ini adalah perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) untuk mengantisipasi dan mencegah alih fungsi lahan agar tetap dimanfaatkan sebagai kawasan pertanian.

​Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan bahwa pembahasan terkait LP2B menjadi agenda penting dalam pembinaan para petani. Ia menekankan bahwa perlindungan lahan produktif membutuhkan kolaborasi aktif dari berbagai pihak.

​”Selain LP2B, koordinasi tersebut juga membahas sejumlah persoalan pertanian, mulai dari serapan pupuk, pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga optimalisasi infrastruktur pendukung,” kata Chainur, Selasa (3/11/2026).

​Chainur menjelaskan, forum pembinaan ini berfungsi sebagai sarana penyaluran aspirasi petani sekaligus pemetaan kendala di lapangan. Informasi serta masukan yang dihimpun dari tiap wilayah akan menjadi bahan evaluasi DKPP dalam merumuskan kebijakan dan program pembangunan sektor pertanian ke depan.

​Hingga saat ini, kegiatan koordinasi telah menyasar enam kecamatan, yakni Manding, Batuan, Pragaan, Bluto, Batang-Batang, dan Gapura.

​”Kegiatan ini akan dilanjutkan secara bertahap ke seluruh kecamatan dengan melibatkan penyuluh pertanian dan balai penyuluhan pertanian setempat,” ujar Chainur.

​Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap penguatan sinergi ini dapat meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjaga lahan produktif. Langkah tersebut dinilai krusial untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian, menaikkan produktivitas hasil panen, serta memperkokoh ketahanan pangan daerah.(Adi/Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tunggu Restu Bupati, Bapenda Sumenep Usulkan Perpanjangan Relaksasi PBB-P2 Hingga Desember
Di tengah Kelangkaan BBM, Tumpahan Solar di Jalan Raya Manding Sumenep Bikin Pengendara Celaka
SDN Torbang III Tampil Memukau di Media Expo 2026 Lewat Tari Nyello’ Aeng
Gelaran Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas: 25 Semifinalis Siap Unjuk Gigi
Disnaker Sumenep Gelar Pelatihan Service AC, Cetak Tenaga Kerja Mandiri dan Kompeten
Dorong Ekonomi UMKM, Bupati Sumenep Apresiasi Gelaran Perdana Media Expo 2026
Musik Tong-tong Asal Sumenep Meriahkan Rider Parade MotoGP Mandalika 2026
Disbudporapar Dorong Pariwisata Lewat Gelaran Festival Musik Tong-tong dan Prosesi Arya Wirarja
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 11:43 WIB

DKPP Sumenep Perkuat Perlindungan LP2B untuk Cegah Alih Fungsi Lahan Pertanian

Rabu, 4 November 2026 - 10:23 WIB

Tunggu Restu Bupati, Bapenda Sumenep Usulkan Perpanjangan Relaksasi PBB-P2 Hingga Desember

Rabu, 4 November 2026 - 09:50 WIB

Di tengah Kelangkaan BBM, Tumpahan Solar di Jalan Raya Manding Sumenep Bikin Pengendara Celaka

Minggu, 1 November 2026 - 23:39 WIB

SDN Torbang III Tampil Memukau di Media Expo 2026 Lewat Tari Nyello’ Aeng

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Gelaran Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas: 25 Semifinalis Siap Unjuk Gigi

Berita Terbaru