Musik Tong-tong Asal Sumenep Meriahkan Rider Parade MotoGP Mandalika 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Kesenian tradisional musik Tong-tong Angin Ribut asal Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meriahkan acara Rider Parade MotoGP Mandalika. Group musik Tong-tong tersebut dipastikan tampil digelaran MotoGP Mandalika pada 7 Oktober 2026.

​Keikutsertaan kesenian khas Madura ini menjadi bagian dari upaya diplomasi budaya untuk memperkenalkan warisan lokal ke tingkat nasional maupun internasional.

​Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Faruk Hanafi, menyampaikan bahwa keterlibatan grup musik ini bukan sekadar hiburan semata, melainkan ajang mengenalkan karakter kebudayaan Madura kepada khalayak luas.

​”Bukan sekadar ajang MotoGP biasa. Saat mesin-mesin motor meraung, suara tongtong Madura juga bersiap menggema,” ujar Faruk.

Ia menegaskan bahwa telah mepersiapkan grup Tong-tong Angin Ribut agar mampu menyuguhkan penampilan yang memukau.

“Kami ingin membuktikan bahwa seni tradisional daerah mampu bersanding dalam ajang bertaraf internasional,” ungkapnya.

​Melalui penampilan grup Tongtong Angin Ribut di rangkaian MotoGP Mandalika 2026, Pemkab Sumenep berharap dapat memperkuat daya tarik pariwisata daerah sekaligus membuktikan bahwa kesenian tradisional mampu bersanding dengan agenda olahraga kelas dunia.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyambut positif keterlibatan seni lokal dalam ajang bertaraf internasional. Ia menilai kebudayaan merupakan identitas daerah yang harus terus dirawat dan diperkenalkan.

​”Kebudayaan merupakan identitas yang harus terus dirawat, sekaligus diperkenalkan kepada masyarakat luas,” kata Achmad Fauzi.

​Melalui penampilan grup Tong-tong Angin Ribut di rangkaian MotoGP Mandalika 2026, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap dapat memperkuat daya tarik pariwisata daerah.

Selain untuk melestarikan warisan leluhur, momen ini diharapkan dapat membawa seni musik tongtong semakin dikenal oleh masyarakat dari berbagai daerah hingga mancanegara.(Adi/Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dorong Ekonomi UMKM, Bupati Sumenep Apresiasi Gelaran Perdana Media Expo 2026
Disbudporapar Dorong Pariwisata Lewat Gelaran Festival Musik Tong-tong dan Prosesi Arya Wirarja
Disbudporapar: Tak Harus Cakap Teknologi, Duta Wisata Sumenep Didorong Jadi Content Creator
Siswa SMA Negeri 2 Sumenep Sabet Juara 1 Pencak Silat di Trunodjoyo National Championship III 2026
Pemkab Sumenep Dorong Pemberdayaan Ekonomi untuk Pangkas Angka Kemiskinan
Apel Peringati Hari Santri 2026, Bupati Sumenep Ajak Santri Kolaborasikan Ilmu dan Akhlak
Peringati Harjad ke-757 dan Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Gelar Pembacaan Al-Waqi’ah 111.111 Kali
Dugaan Penganiayaan Anak Dilaporkan ke Polresta Sumenep, Pelapor Minta Terduga Pelaku Segera Ditangkap
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Dorong Ekonomi UMKM, Bupati Sumenep Apresiasi Gelaran Perdana Media Expo 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Musik Tong-tong Asal Sumenep Meriahkan Rider Parade MotoGP Mandalika 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Disbudporapar Dorong Pariwisata Lewat Gelaran Festival Musik Tong-tong dan Prosesi Arya Wirarja

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:36 WIB

Disbudporapar: Tak Harus Cakap Teknologi, Duta Wisata Sumenep Didorong Jadi Content Creator

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Siswa SMA Negeri 2 Sumenep Sabet Juara 1 Pencak Silat di Trunodjoyo National Championship III 2026

Berita Terbaru