SUMENEP – Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum penting bagi generasi muda pesantren untuk tidak sekadar mempertahankan tradisi keislaman, tetapi juga mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Sumenep dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Akhmadi Yazid.
Ia mendorong para santri untuk bersiap menjadi pelopor perubahan yang berkontribusi nyata bagi masyarakat dan kemajuan daerah.
”Santri tidak cukup hanya menjadi pewaris tradisi, tetapi juga harus menjadi pelopor perubahan,” ujar Akhmadi Yazid, Senin (19/10/2026).
Ia menilai, pondok pesantren di Kabupaten Sumenep memiliki modal sosial yang sangat besar. Potensi ini mencakup penguatan karakter masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan, hingga dorongan terhadap kemandirian ekonomi.
Oleh karena itu, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumenep ini meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep tidak hanya memberikan pengakuan seremonial atas kontribusi pesantren.
Pemkab Sumenep diharapkan dapat menjadikan pesantren sebagai mitra strategis dalam pembangunan melalui kebijakan dan program yang konkret.
”Pemerintah Daerah harus menempatkan pesantren sebagai mitra strategis pembangunan, melalui kebijakan dan program yang konkret yang menjawab kebutuhan pesantren serta masyarakat,” tegasnya.
Selain penguatan kelembagaan pesantren, Yasid menekankan pentingnya peningkatan kapasitas individu para santri agar siap menghadapi tantangan zaman. Menurutnya, pemahaman ilmu agama perlu diselaraskan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).
Perpaduan antara IPTEK, nilai-nilai keagamaan, akhlak mulia, serta kemandirian dinilai menjadi modal utama santri untuk bersaing di berbagai bidang kehidupan.
”Saya berharap generasi santri ke depan mampu menguasai ilmu agama sekaligus ilmu pengetahuan dan teknologi, berakhlak, mandiri, serta berdaya saing,” ungkap Yazid.
Mengakhiri pernyataannya, Akhmadi Yazid menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh santri di Indonesia, khususnya di Kabupaten Sumenep, yang memperingati Hari Santri Nasional 2026.
”Selamat Hari Santri Nasional 2026. Santri kuat, Indonesia bermartabat,” pungkasnya.(*)






