Polres Sumenep Dukung Petani Milenial Budidaya Melon Berbasis Smart Farming

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Kabag SDM Polres Sumenep, Kompol Widiarti S. hadir langsung meninjau lokasi budidaya melon berbasis smart farming milik petani milenial Khalik, seorang warga Kasengan, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep. Jumat, 29/05/2026.

Kehadiran pihak kepolisian tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan ketahanan pangan sekaligus pengembangan pertanian modern di wilayah setempat.

Inovasi pertanian modern berbasis teknologi mulai menunjukkan perkembangan pesat. Hal itu terlihat dalam kegiatan panen melon metode Machida yang mendapat perhatian langsung dari jajaran Polres Sumenep.

Dalam kegiatannya, Kompol Widiarti melihat langsung proses budidaya melon di dalam greenhouse dengan sistem pengelolaan nutrisi dan perawatan tanaman yang dilakukan secara presisi menggunakan teknologi modern asal Jepang.

Metode tersebut dinilai berhasil meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan. Bahkan, satu batang tanaman melon mampu menghasilkan sekitar 20 hingga 30 buah dengan kualitas seragam dan memenuhi standar pasar modern.

“Ini menjadi bukti nyata bahwa pertanian modern memiliki masa depan yang sangat baik. Kami dari Polres Sumenep mendukung penuh inovasi para petani milenial dalam memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional,” ujar Widiarti saat kegiatan panen berlangsung

Ia juga menilai bahwa penerapan smart farming menjadi solusi efektif menghadapi tantangan pertanian konvensional, terutama terkait efisiensi lahan, pengelolaan tanaman, hingga menjaga kualitas hasil panen agar tetap stabil dan bernilai ekonomi tinggi.

“Keberhasilan budidaya melon modern di Desa Kasengan akan menjadi inspirasi bagi generasi muda agar mulai melirik sektor pertanian sebagai peluang usaha yang menjanjikan di era digital,” ungkapnya.

Sementara itu, para penyuluh pertanian yang hadir menilai kolaborasi antara petani milenial, pemerintah, dan aparat kepolisian sangat penting dalam menciptakan sistem pertanian yang maju dan berkelanjutan.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, pertanian berbasis teknologi di Kabupaten Sumenep diharapkan mampu berkembang lebih luas dan menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Penulis Redaksi

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Perkuat Karakter Kesiswaan, SMANSA Sumenep: 360 Peserta Didik Baru Ikuti Kegiatan MPLS Ramah
Langkah Taktis Dinas PUTR Sumenep dalam Menjaga Kebersihan Kali Marengan
Sambut HUT Kemerdekaan RI ke-81, BPRS Bhakti Sumekar Hadirkan Promo Layanan Bebas Admin
BPRS Perluas Layanan Keuangan Syariah dengan Menghadirkan Produk Investasi Kepemilikan Emas
Danrem 084/Bhaskara Jaya Resmi Operasikan Jembatan Perintis Garuda di Ambunten
Sukseskan Karya Bakti, Danrem 084/Bhaskara Jaya Tegaskan Kemanunggalan TNI Bersama Rakyat
Sinergi Lintas Sektoral, Dinkes P2KB Sumenep Evaluasi Program ‘Desa Peduli dan Mandiri’ di Karduluk
DKPP Sumenep Optimis Luas Tanam Tembakau Tahun 2026 Meningkat Hingga 18 Ribu Hektare
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 15:52 WIB

Perkuat Karakter Kesiswaan, SMANSA Sumenep: 360 Peserta Didik Baru Ikuti Kegiatan MPLS Ramah

Selasa, 7 Juli 2026 - 02:17 WIB

Langkah Taktis Dinas PUTR Sumenep dalam Menjaga Kebersihan Kali Marengan

Senin, 6 Juli 2026 - 18:42 WIB

Sambut HUT Kemerdekaan RI ke-81, BPRS Bhakti Sumekar Hadirkan Promo Layanan Bebas Admin

Senin, 6 Juli 2026 - 18:38 WIB

BPRS Perluas Layanan Keuangan Syariah dengan Menghadirkan Produk Investasi Kepemilikan Emas

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:23 WIB

Danrem 084/Bhaskara Jaya Resmi Operasikan Jembatan Perintis Garuda di Ambunten

Berita Terbaru