JSI Sumenep Bedah Profesionalisme Media Bersama Administrator UKW Unitomo

Senin, 8 Desember 2025 - 00:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA — Setelah menyelesaikan Rapat Kerja (Raker), Jurnalis Sumenep Independen (JSI) Kabupaten Sumenep mengadakan pertemuan santai dengan  Administrator Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sekaligus Dosen Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya, Ahmadi Neja, pada Ahad (7/12/2025).

Pertemuan yang berlangsung di sebuah kafe di Surabaya itu dimanfaatkan untuk memperdalam pemahaman para pengurus JSI mengenai dunia jurnalistik modern.

Dalam diskusi tersebut, Ahmadi memaparkan sejumlah aspek penting yang harus menjadi bekal jurnalis profesional, mulai dari kode etik jurnalistik, pedoman etik, Ejaan Yang Disempurnakan (EYD), hingga berbagai jenis laporan yang selama ini masuk ke Dewan Pers.

Menurut Ahmadi, kompetensi seorang wartawan tidak boleh menjadi sesuatu yang bersifat transaksional.

“Profesi wartawan adalah pilar demokrasi. Ia memikul tanggung jawab besar terhadap publik, sehingga kompetensinya tidak boleh diperlakukan sebagai komoditas,” tegasnya.

Ahmadi juga menyoroti fenomena wartawan yang merangkap sebagai aktivis LSM. Bila ada laporan yang membuktikan adanya pelanggaran ketentuan Dewan Pers, maka jurnalis maupun medianya dapat ditindak, mulai dari teguran hingga potensi pembekuan dan blacklist.

Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa ke depan, verifikasi administrasi perusahaan media oleh Dewan Pers akan terhubung dengan sistem E-Katalog. Kebijakan ini dirancang untuk menyaring media abal-abal yang tidak menjalankan standar profesional.

Dengan sistem tersebut, tidak semua media dapat bekerja sama dengan pemerintah sebelum lulus verifikasi resmi, termasuk melalui tahapan E-Katalog yang akan diterapkan di berbagai instansi pemerintahan.

Ahmadi juga mengingatkan pentingnya memahami klasifikasi media, seperti media siber, media online, media massa, hingga media mainstream.
Ia menegaskan bahwa konten media sosial tidak bisa disamakan dengan produk jurnalistik.

“Informasi belum tentu berita, tapi berita pasti merupakan informasi,” jelasnya.

Tak hanya itu, Ahmadi turut membahas pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT atau Gemini.
Menurutnya, AI dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam menyusun berita, selama wartawan memahami cara menggunakannya dengan benar.

“AI itu seperti bayi. Jika dilatih baik, maka hasilnya juga akan baik,” ujarnya.

Ketua JSI Sumenep, Igusty Madani, mengapresiasi kesediaan Ahmadi Neja menerima pengurus JSI untuk berdiskusi dan berkonsultasi.

Menurut Igusty, koordinasi dan pembinaan seperti ini sangat penting agar karya jurnalistik anggota JSI tetap berada pada koridor kode etik dan UU Pers Nomor 40 Tahun 1999.

“Ini penting agar rekan-rekan lebih memahami profesi yang menjadi tanggung jawabnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Igusty juga meminta Ahmadi Neja bersedia menjadi Pembina JSI, agar dapat terus memberikan masukan dan arahan terhadap pengembangan kompetensi wartawan JSI ke depan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hari Santri 2026, Anggota DPRD Sumenep Ajak Pesantren Jadi Pelopor Perubahan
DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair Puluhan SPPG
DLH Sumenep Bersihkan Selokan SDN Bangselok 2 demi Kenyamanan Belajar Siswa
Tingkatkan Kualitas Guru di Daerah Terpencil, Disdik Sumenep Gelar Workshop Pendidikan Digital
Tekan Peredaran Narkoba, Polresta Sumenep Bersama BNNK Gelar Operasi Gabungan di 2 Lokasi
Memasuki Pergantian Musim Tanam, DKPP Sumenep Imbau Petani Optimalkan Persiapan Lahan dan Kualitas Benih
Peringati HUT ke-2, Taruna Muda Pamolokan Gelar Acara Pengajian dan Santuni Anak Yatim
Enam Anggota JSI Dinyatakan Kompeten Selesai Mengikuti UKW Unitomo Surabaya 2026
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Hari Santri 2026, Anggota DPRD Sumenep Ajak Pesantren Jadi Pelopor Perubahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:56 WIB

DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair Puluhan SPPG

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:53 WIB

DLH Sumenep Bersihkan Selokan SDN Bangselok 2 demi Kenyamanan Belajar Siswa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Tingkatkan Kualitas Guru di Daerah Terpencil, Disdik Sumenep Gelar Workshop Pendidikan Digital

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Tekan Peredaran Narkoba, Polresta Sumenep Bersama BNNK Gelar Operasi Gabungan di 2 Lokasi

Berita Terbaru