SUMENEP — Sebanyak 432 siswa baru di SMA Negeri 2 (SMADA) Sumenep mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah tahun ajaran 2026/2027.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari terhitung sejak hari Senin, 13 Juli hingga 17 Juli 2026 tersebut dirancang untuk membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan belajar yang menyenangkan, edukatif, dan ramah anak.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah untuk menanamkan nilai-nilai luhur yang tertuang dalam slogan kebanggaan sekolah, yaitu SMADA “BISA” (Berkarakter, Integritas, Santun, dan Berprestasi).
Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Sumenep, Agung Setiawan mengatakan bahwa MPLS bukan sekadar formalitas masa orientasi, melainkan langkah awal pembentukan karakter siswa. Beliau mengimbau seluruh siswa baru untuk berkomitmen penuh terhadap regulasi sekolah.
”Para siswa harus betul-betul mengikuti aturan tata tertib yang berlaku di sekolah. Kedisiplinan adalah kunci utama untuk membentuk pribadi yang berintegritas dan berprestasi,” kata Agung Setiawan kepada media saat ditemui di ruang kerjanya. Jumat, 17/07/2026.
Menurutnya, kegiatan MPLS tahun ini difokuskan pada penguatan karakter, penanaman nilai-nilai disiplin, serta pengenalan budaya sekolah yang kolaboratif tanpa adanya unsur kekerasan maupun perundungan (bullying).
”Kami ingin memastikan bahwa transisi anak-anak dari jenjang sebelumnya berjalan dengan nyaman. Oleh karena itu, seluruh materi dan kegiatan dalam MPLS ini dikemas secara edukatif. Kami melarang keras segala bentuk perundungan atau perpeloncoan,” ujarnya.
Selain itu, melalui MPLS ini, pihak sekolah berkomitmen untuk memetakan potensi, minat, dan bakat para siswa baru sejak dini agar dapat dibina secara maksimal melalui berbagai program akademik maupun ekstrakurikuler unggulan yang ada di SMADA Sumenep.
“Alhamdulillah selama beberapa hari mengikuti kegiatan MPLS, yang awalnya masih malu-malu, untuk saat ini beberapa siswa sudah mulai beradaptasi dengan lingkungan sekolah,” ungkapnya.
Kepala Sekolah berharap, ke depan, para peserta didik baru akan terus menanamkan nilai-nilai sopan santun, integritas, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan saling menghargai.
Dalam memberikan pembekalan yang maksimal dan relevan dengan tantangan remaja saat ini, SMADA tidak hanya mengandalkan pemateri dari internal sekolah. Pihak panitia juga bersinergi dengan berbagai instansi luar seperti: Kepolisian Resor (Polres) dan Badan Narkotika Nasional (BNN).
Melalui sinergi ini, diharapkan para siswa baru SMADA tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga tumbuh menjadi remaja yang taat hukum, sehat secara mental dan fisik, serta siap mengukir prestasi sesuai dengan semangat SMADA BISA.
Penulis: (Ady/Redaksi).






