Penjabat Gubernur Kaltim Ajak Warga Giat Menanam Pohon untuk Lawan Polusi

Sabtu, 8 Februari 2025 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BALIKPAPAN – Penjabat Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam program penghijauan guna menekan dampak polusi udara. Ajakan itu disampaikannya saat menanam pohon secara simbolis di kawasan Row Tol Balikpapan–Samarinda Kilometer 59.

“Gerakan penanaman pohon ini mari kita niatkan sebagai bentuk sedekah. Setiap tahun pohon akan menghasilkan oksigen yang dihirup banyak orang, dan insya Allah jadi pahala,” ujar Akmal.

Menurut dia, penghijauan dapat dilakukan mulai dari lingkungan terkecil, seperti pekarangan rumah, hingga ruang terbuka yang masih tersedia. Pemerintah Provinsi Kaltim, kata Akmal, juga telah menginstruksikan kepada seluruh perangkat daerah dan sekolah-sekolah untuk berpartisipasi menanam pohon di 60 titik lahan bekas tambang yang belum dimanfaatkan.

“Setiap lembar daun yang tumbuh akan membantu menghasilkan oksigen. Ini investasi jangka panjang bagi lingkungan kita,” ucapnya.

Penanaman simbolis 1.000 pohon itu dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh, antara lain Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltim Budi Widihartanto, Kepala Dinas Kehutanan Kaltim Joko Istanto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kaltim Anwar Sanusi, serta perwakilan dari Jasa Marga dan komunitas lingkungan Jejak Baik Pohon.

Budi Widihartanto dari Bank Indonesia Kaltim mengatakan bahwa pihaknya turut mendukung gerakan ini dalam kerangka transformasi ekonomi berkelanjutan. Sejak Desember 2024 hingga Januari 2025, kata dia, pihaknya telah menanam 750 dari total 1.000 pohon yang direncanakan. Sisanya, sebanyak 250 pohon, ditanam hari ini.

“Pohon-pohon yang ditanam berusia antara 4 hingga 10 bulan, terdiri dari akasia, sengon, trembesi, dan mahoni,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama menghijaukan kembali hutan Kalimantan yang dikenal sebagai paru-paru dunia.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Serukan Kepedulian untuk Aceh-Sumatera, Mantan Artis Cilik dari Praneda Care Foundation Turun Tangan Berikan Bantuan Langsung ke Aceh Tamiang
Dipimpin Tysar Praneda, Praneda Care Foundation Kembali Salurkan Bantuan Peralatan Vital ke Aceh Tamiang
Solidaritas Kepala Desa: PKDI Distribusikan Sembako untuk Warga Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat
KH. Nur Ihya Ditemui Aliansi Pecinta Ulama dan Kiai Nusantara, Lima Tuntutan Resmi Disampaikan
Yessy Praneda Resmi Sandang Gelar Sarjana Hukum, Bukti Konsistensi dan Dedikasi
PHMI Hadiri Panggilan BAP di Polda Metro Jaya Terkait Laporan Dugaan Korupsi 
Gempa Sudah Mengguncang Madura Sejak Ratusan Tahun Lalu, Ini Buktinya
Lailatus Shafa Shofyta, Penikmat Anime yang Jadi Wisudawan Terbaik Sastra Jepang Unitomo
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Desember 2025 - 14:27 WIB

Serukan Kepedulian untuk Aceh-Sumatera, Mantan Artis Cilik dari Praneda Care Foundation Turun Tangan Berikan Bantuan Langsung ke Aceh Tamiang

Minggu, 21 Desember 2025 - 16:46 WIB

Dipimpin Tysar Praneda, Praneda Care Foundation Kembali Salurkan Bantuan Peralatan Vital ke Aceh Tamiang

Selasa, 9 Desember 2025 - 23:37 WIB

Solidaritas Kepala Desa: PKDI Distribusikan Sembako untuk Warga Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Senin, 17 November 2025 - 19:17 WIB

KH. Nur Ihya Ditemui Aliansi Pecinta Ulama dan Kiai Nusantara, Lima Tuntutan Resmi Disampaikan

Rabu, 5 November 2025 - 01:18 WIB

Yessy Praneda Resmi Sandang Gelar Sarjana Hukum, Bukti Konsistensi dan Dedikasi

Berita Terbaru

Pemerintahan

Birokrasi Sumenep Siap Menyambut Sekda Baru

Selasa, 13 Jan 2026 - 09:06 WIB