Berikut Pencapaian Kinerja di Era Bupati dan Wabup Sumenep Selama 1 Tahun Masa Kepemimpinan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Kabupaten Sumenep perlahan keluar dari bayang-bayang persoalan klasik menuju jalur pembangunan yang lebih terarah dan manusiawi semasa kepemimpinan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dan Wakil Bupati Imam Hasyim.

Satu tahun bukanlah waktu yang singkat. Namun, cukup untuk menguji arah, keberanian, dan keteguhan kepemimpinan.

Awal kepemimpinan dihadapkan pada tantangan berat: kemiskinan struktural, pengangguran, ketimpangan layanan, serta kondisi geografis kepulauan yang tidak mudah dijangkau.

Namun satu per satu, kebijakan mulai menunjukkan hasil. Angka penduduk miskin berhasil ditekan hingga turun 0,76 persen—tertinggi di Jawa Timur—sebuah capaian yang menandai adanya perbaikan nyata dalam daya beli dan kesejahteraan masyarakat.

Tak kalah penting, tingkat pengangguran terbuka turun 1,64 persen dan menempatkan Sumenep di jajaran daerah dengan kinerja terbaik. Angka-angka ini bukan sekadar statistik, melainkan potret ribuan keluarga yang kembali memiliki harapan melalui akses kerja dan usaha.

Di sektor pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 70,54 persen dengan kategori tinggi. Pemerintah juga membangun ratusan rumah tidak layak huni bagi warga miskin dan korban bencana, menghadirkan rasa aman sekaligus martabat bagi masyarakat kecil yang selama ini terpinggirkan.

Bidang pendidikan dan kesehatan menjadi panggung kebijakan strategis.

Beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu, rehabilitasi puluhan sekolah di daratan dan kepulauan, serta layanan kesehatan gratis berbasis KTP menunjukkan bahwa pembangunan tidak semata soal beton dan aspal, tetapi tentang investasi jangka panjang pada manusia. Peningkatan status RSUD dr. H. Moh. Anwar menjadi tipe B memperkuat layanan kesehatan rujukan di wilayah timur Madura.

Sementara itu, wajah pelayanan publik mulai berubah. Mal Pelayanan Publik diperluas hingga ratusan layanan, Call Center 112 diperkuat sebagai garda terdepan kegawatdaruratan, dan berbagai inovasi pelayanan mengantarkan Sumenep meraih belasan penghargaan tingkat regional hingga nasional.

Satu tahun kepemimpinan ini bukan akhir sebuah cerita. Justru menjadi bab awal dari perjalanan panjang membangun Sumenep yang adil, inklusif, dan berkelanjutan. Tantangan masih besar, kritik tetap diperlukan, namun capaian yang diraih hari ini menjadi bukti bahwa perubahan bukan sekadar janji, melainkan proses yang sedang berjalan.

Pimpinan : Redaksi

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Bangun Kemitraan Pembangunan Ekonomi Daerah Melalui Sektor Perikanan
Wujudkan Kamseltibcarlantas, Polantas Sumenep Sapa Pengendara di Simpang Empat Kota
Dukung Gerakan Pemerintah Hemat Energy, BPRS Bhakti Sumekar Terapkan Bike to Work
Terus Berinovasi, Kini RSUDMA Sumenep Hadirkan Layanan Kesehatan Terapi Wicara
RSUDMA Sumenep Dukung Pemerintah Terapkan Budaya Hemat Energy Lewat Gowes
Komisi IV DPRD Sumenep Dorong Percepatan Fasilitas Kesehatan Berbasis RME
DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Tata Kelola Kabupaten Sumenep Tahun 2026
Aksi Nyata BAZNAS Sumenep Kembali Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Kecamatan Manding
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 12:22 WIB

Pemkab Sumenep Bangun Kemitraan Pembangunan Ekonomi Daerah Melalui Sektor Perikanan

Rabu, 15 April 2026 - 11:23 WIB

Wujudkan Kamseltibcarlantas, Polantas Sumenep Sapa Pengendara di Simpang Empat Kota

Selasa, 14 April 2026 - 07:55 WIB

Dukung Gerakan Pemerintah Hemat Energy, BPRS Bhakti Sumekar Terapkan Bike to Work

Minggu, 12 April 2026 - 22:36 WIB

Terus Berinovasi, Kini RSUDMA Sumenep Hadirkan Layanan Kesehatan Terapi Wicara

Sabtu, 11 April 2026 - 12:58 WIB

RSUDMA Sumenep Dukung Pemerintah Terapkan Budaya Hemat Energy Lewat Gowes

Berita Terbaru