Pembangunan Desa Jadi Prioritas: Bupati Sumenep Minta Kades Perkuat Sinergi dan Inovasi

Jumat, 14 November 2025 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Pemerintah desa dalam mengelola keuangan desa harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan di tingkat desa.

Hal itu disampaikan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa 2025 di Kantor Bupati, Jumat (14/11/2025).

Menurutnya, pengelolaan keuangan desa bukan hanya soal administrasi dan penyusunan laporan, tetapi bagaimana dana yang tersedia benar-benar menyentuh kebutuhan warga serta meningkatkan taraf hidup masyarakat di setiap desa.

 “Keuangan desa bukan hanya soal administrasi dan laporan, tetapi mengenai dana itu benar-benar menyentuh dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, Dana Desa (DD) merupakan instrumen strategis dalam mempercepat pembangunan dan pemerataan ekonomi di wilayah pedesaan. Karena itu, seluruh proses pengelolaan harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prioritas kebutuhan masyarakat.

Bupati Fauzi juga menekankan pentingnya semangat kolaboratif antar kepala desa. Pembangunan desa, kata dia, adalah bagian integral dari pembangunan daerah secara keseluruhan. Karena itu, para kepala desa harus mengedepankan integritas, perencanaan yang matang, dan orientasi pada hasil.

Pemkab Sumenep, lanjutnya, berkomitmen penuh mendukung pemerintah desa dalam mewujudkan tata kelola dana yang tepat sasaran. Harapannya, Dana Desa mampu mendorong lahirnya desa-desa mandiri yang memiliki daya saing dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Melalui sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dan masyarakat, pembangunan desa bisa bergerak ke arah yang lebih maju, inovatif, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Bupati juga mengajak seluruh kepala desa untuk memanfaatkan perkembangan teknologi. Digitalisasi dinilai dapat mempercepat pelayanan publik, mempermudah administrasi, serta memperkuat transparansi dalam pengelolaan keuangan.

Pemerintah desa yang adaptif terhadap teknologi dinilai lebih siap melakukan inovasi, baik dalam penyusunan perencanaan pembangunan, pemantauan program, maupun penyampaian informasi kepada masyarakat.

“Teknologi itu untuk menciptakan tata kelola desa yang modern, terbuka, dan akuntabel. Jadi kepala desa harus berani berinovasi demi memajukan desanya,” pungkasnya.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jejak Panjang Birokrasi Mengantar Chairul Rasyid ke Lingkar Inti Bursa Sekda Sumenep
Pengamat Hukum dan Birokrasi Tegaskan: Seleksi Sekda Sumenep Bukan Soal Popularitas, Tapi Integritas dan Rekam Jejak
Empat Birokrat Senior Siap Mengisi Kursi Sekda Sumenep, Siapa yang Terpilih ?
Bupati Sumenep Antar Harapan ke Rumah Warga, RTLH Jadi Awal Hidup Bermartabat
Rekom BKN Keluar, Bupati Sumenep Jawab Desakan DPRD Lakukan Mutasi ASN
Swasembada Pangan Dikejar, Gapoktancam Dungkek Optimalkan Pupuk Subsidi dan Irigasi
Birokrasi Sumenep Siap Menyambut Sekda Baru
Gelar Syukuran Akhir Tahun di Pendopo, Bupati Fauzi Serukan Semangat Kolaboratif demi Masa Depan Sumenep
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 14:17 WIB

Jejak Panjang Birokrasi Mengantar Chairul Rasyid ke Lingkar Inti Bursa Sekda Sumenep

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:18 WIB

Pengamat Hukum dan Birokrasi Tegaskan: Seleksi Sekda Sumenep Bukan Soal Popularitas, Tapi Integritas dan Rekam Jejak

Selasa, 20 Januari 2026 - 23:27 WIB

Empat Birokrat Senior Siap Mengisi Kursi Sekda Sumenep, Siapa yang Terpilih ?

Senin, 19 Januari 2026 - 11:49 WIB

Bupati Sumenep Antar Harapan ke Rumah Warga, RTLH Jadi Awal Hidup Bermartabat

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:41 WIB

Rekom BKN Keluar, Bupati Sumenep Jawab Desakan DPRD Lakukan Mutasi ASN

Berita Terbaru