SUMENEP – Peringatan haul Kiai Khotib Paranggan bin Pangeran Katandur berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan di kompleks Makam Buju’ Paranggan, Jalan Raya Gapura RT 001 RW 003, Dusun Buddagan, Desa Bangkal, Kecamatan Kota Sumenep, Minggu (19/10/2025).
Kegiatan religius tahunan ini dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah, termasuk para keturunan Buju’ Paranggan serta masyarakat umum. Mereka datang untuk mendoakan dan mengenang keteladanan Kiai Khotib Paranggan, ulama kharismatik yang dikenal sebagai tokoh penyebar Islam dan pelanjut perjuangan Pangeran Katandur.
Sesepuh sekaligus penggagas haul, RKH Kholil Muhammad, dalam tausiyahnya mengajak seluruh keturunan Buju’ Paranggan untuk memperkuat ukhuwah dan menjaga silaturahmi antarkeluarga. Ia juga menekankan agar kegiatan keagamaan semacam ini dijauhkan dari kepentingan kelompok maupun perbedaan pandangan.
“Melalui haul ini, mari kita pererat tali persaudaraan dan jaga kerukunan antar-keturunan. Jangan membawa urusan kelompok lain atau menjelekkan pihak mana pun. Tujuan kita adalah tabarrukan dan menjaga warisan Buju’ Paranggan,” pesan RKH Kholil Muhammad di hadapan jamaah.
Sementara itu, Ketua Panitia Haul, RKH Ali Ridha, menyampaikan rasa syukur atas antusiasme jamaah yang begitu besar. Menurutnya, sekitar 2.500 jamaah hadir dari berbagai daerah seperti Sukorejo, Jember, hingga Banyuwangi.
“Kami bersyukur atas semangat para hadirin. Meski masih banyak yang perlu dievaluasi, inilah bentuk perjuangan kita dalam menjaga tradisi dan menghormati leluhur,” ujarnya.
Acara berlangsung dengan tertib dan lancar, ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh para tokoh agama setempat. Haul ini diharapkan menjadi sarana memperkuat nilai-nilai kebersamaan, spiritualitas, dan penghormatan terhadap perjuangan para ulama terdahulu.






