Semarak ISCO PEDIYAH 2025 di SDN Padangdangan I: Wadah Prestasi dan Penguatan Pendidikan Diniyah di Pasongsongan

Selasa, 14 Oktober 2025 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, 14 Oktober 2025 — Semangat religius dan kompetitif mewarnai halaman SDN Padangdangan I Kecamatan Pasongsongan pada Selasa (14/10/2025). Ratusan siswa dari berbagai Sekolah Dasar Negeri dan Swasta se-Kecamatan Pasongsongan tampak antusias mengikuti kegiatan ISCO PEDIYAH 2025, sebuah ajang talenta daerah yang diselenggarakan setiap tahun oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep.

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda tahunan bergengsi yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi peserta didik sekaligus memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keagamaan Islam melalui pendidikan Diniyah.

Acara ISCO PEDIYAH 2025 tingkat Kecamatan Pasongsongan digelar oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Pasongsongan dan dipusatkan di SDN Padangdangan I. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Pengawas Bina SD Kecamatan Pasongsongan, Abu Supyan, M.Pd, dengan disaksikan langsung oleh Ketua KKKS Kecamatan Pasongsongan, H. Akh. Busri, M.Pd, serta Koordinator Bidang Akademik sekaligus Sekretaris KKKS, Agus Sugianto, S.Pd.

Dalam sambutannya, Abu Supyan, M.Pd menekankan bahwa pelaksanaan ISCO PEDIYAH bukan sekadar ajang lomba, melainkan sarana penting untuk mengevaluasi sejauh mana capaian pembelajaran Diniyah yang telah diterapkan di sekolah dasar.

“Tujuan dari ISCO PEDIYAH selain mencari bibit-bibit unggul di bidang akademik keagamaan, juga untuk melihat sejauh mana muatan lokal Pendidikan Diniyah dapat memberikan kontribusi terhadap pembentukan karakter dan spiritualitas siswa di Kabupaten Sumenep,” ujarnya penuh semangat.

Sementara itu, Ketua KKKS Kecamatan Pasongsongan, H. Akh. Busri, M.Pd, menyampaikan apresiasi kepada seluruh sekolah yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Ia menilai, pelaksanaan ISCO PEDIYAH menjadi bukti nyata sinergi antara kepala sekolah, guru, dan pengawas dalam mengembangkan pendidikan yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga spiritual dan moral.

“Kegiatan ini adalah momentum penting untuk menguatkan pendidikan berbasis nilai-nilai Islam di sekolah dasar. Kami berharap siswa-siswi dapat menjadikan ajang ini sebagai sarana mengasah kemampuan sekaligus menanamkan akhlakul karimah,” ungkapnya.

Adapun materi lomba ISCO PEDIYAH tahun 2025 meliputi Al-Qur’an, Hadits, Aqidah Akhlak, Fiqih, serta Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Melalui lima bidang ini, peserta diuji tidak hanya dari sisi pengetahuan, tetapi juga pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Agus Sugianto, S.Pd, selaku Koordinator Bidang Akademik KKKS Kecamatan Pasongsongan, menjelaskan bahwa hasil dari kegiatan ini akan menjadi bahan evaluasi bagi peningkatan mutu pembelajaran Diniyah di tahun mendatang.

“ISCO PEDIYAH bukan hanya seleksi untuk mencari juara, tapi juga sarana refleksi bagi sekolah dalam mengukur efektivitas pelaksanaan pembelajaran Diniyah di tingkat dasar,” terangnya.

Kegiatan ISCO PEDIYAH 2025 berlangsung dengan penuh semangat, disertai dukungan dari para guru pendamping dan orang tua siswa. Selain menumbuhkan daya saing dan kepercayaan diri peserta didik, ajang ini juga mempererat tali silaturahmi antar sekolah dasar di Kecamatan Pasongsongan.

Dengan terselenggaranya ISCO PEDIYAH 2025, KKKS Kecamatan Pasongsongan menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep untuk membentuk generasi muda yang cerdas, berprestasi, dan berakhlakul karimah—sebuah langkah nyata menuju pendidikan dasar yang berkarakter Islami dan berdaya saing.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ditengah Kelangkaan Pertalite dan Solar, SPBU Kolor Diduga Melayani Pembelian Jerigen dan Galon
Disbudporapar Sumenep: Madura Culture Festival 2026 Jadi Ruang Ekspresi Pemerintah dan Masyarakat
Sajikan Nuansa Islami, Pemkab Sumenep Hadirkan Seni Hadrah Meriahkan Madura Culture Fest 4
Berikut Daftar Juara Festival Hadrah Klasik Sumenep Piala Bupati Sumenep 2026
DLH Sumenep Tampil Memukau, Barang Bekas Jadi Dekorasi Stan Unik di Madura Culture Festival 4
Momentum Kemedekaan, Disbudporapar Sumenep: Sepeda Hias Bukan Sekadar Ajang Festival Tahunan
Dana Publikasi DPRD Sumenep Berbasis E-Katalog Disorot, Pemilik Media Pertanyakan Keadilan Pembagian Order
Disbudporapar Sumenep Gandeng Biro Travel Perluas Pemasaran Kunjungan Wisata dan UMKM
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:39 WIB

Ditengah Kelangkaan Pertalite dan Solar, SPBU Kolor Diduga Melayani Pembelian Jerigen dan Galon

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Disbudporapar Sumenep: Madura Culture Festival 2026 Jadi Ruang Ekspresi Pemerintah dan Masyarakat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Sajikan Nuansa Islami, Pemkab Sumenep Hadirkan Seni Hadrah Meriahkan Madura Culture Fest 4

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Berikut Daftar Juara Festival Hadrah Klasik Sumenep Piala Bupati Sumenep 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:19 WIB

DLH Sumenep Tampil Memukau, Barang Bekas Jadi Dekorasi Stan Unik di Madura Culture Festival 4

Berita Terbaru