Disbudporapar Dorong Pariwisata Lewat Gelaran Festival Musik Tong-tong dan Prosesi Arya Wirarja

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Keberhasilan gelaran Festival Musik Tongtong yang dipadukan dengan Prosesi Pementasan Arya Wiraraja dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 pada Sabtu (17/10/2026) lalu, menjadi bukti nyata kuatnya daya pikat seni budaya Madura di panggung nasional.

Ajang Festival Musik Tongtong se-Madura 2026 ini menampilkan 10 ( sepuluh ) grup musik tongtong. Kesepuluh grup tersebut yakni Angin Ribut, Peccot Ngamox, Sat Set Sot, Kramat, Bagas Pati, Baladewa, Putra SBR, Barong Ireng, Putra Siding Puri, serta SM 99.

Setiap kontestan menyajikan aransemen musik dan koreografi khas yang memikat mata pengunjung. Unsur sejarah yang kuat melalui Prosesi Arya Wiraraja semakin mempertegas identitas lokal Sumenep, sekaligus menunjukkan bahwa kesenian tradisional Madura terus bertransformasi secara kreatif tanpa kehilangan pilar historisnya.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Faruk Hanafi, menyampaikan bahwa sebuah ajang kebudayaan tidak boleh berhenti sekadar menjadi tontonan visual semata.

“Semangat kebersamaan ini sejalan dengan komitmen kami, bahwa festival budaya harus memberikan manfaat dari berbagai sisi. Bukan cuma soal pelestarian seni, tetapi juga mendongkrak pariwisata dan roda perekonomian masyarakat,” kata Faruk.

Ia menambahkan, masuknya Festival Tongtong dalam kalender KEN 2026 yang diakui Kementerian Pariwisata membawa dampak ganda (multiplier effect) yang luas. Lonjakan arus wisatawan yang datang menyaksikan pertunjukan secara otomatis menggeliatkan sektor usaha perhotelan, kuliner lokal, jasa transportasi, hingga pelaku UMKM.

Ketika wisatawan datang menikmati pertunjukan budaya, ini menjadi peluang emas untuk mengenalkan beragam destinasi wisata unggulan dan kekayaan kuliner khas yang ada di Sumenep,” imbuhnya.

Menariknya, atmosfer pertunjukan kali ini makin kaya dengan hadirnya peserta dari luar daerah hingga delegasi Provinsi Bali. Kehadiran para tamu lintas daerah tersebut memperluas ruang silaturahmi kebudayaan sekaligus membuktikan bahwa Sumenep mampu menjadi tuan rumah yang ramah bagi beragam tradisi Nusantara.

Sinergi yang solid antara Pemerintah Kabupaten Sumenep, Kementerian Pariwisata, komunitas seni, hingga masyarakat luas diakui menjadi fondasi utama yang membuat event berskala nasional ini berjalan meriah dan sukses besar.(Adi/Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dorong Ekonomi UMKM, Bupati Sumenep Apresiasi Gelaran Perdana Media Expo 2026
Musik Tong-tong Asal Sumenep Meriahkan Rider Parade MotoGP Mandalika 2026
Disbudporapar: Tak Harus Cakap Teknologi, Duta Wisata Sumenep Didorong Jadi Content Creator
Siswa SMA Negeri 2 Sumenep Sabet Juara 1 Pencak Silat di Trunodjoyo National Championship III 2026
Pemkab Sumenep Dorong Pemberdayaan Ekonomi untuk Pangkas Angka Kemiskinan
Apel Peringati Hari Santri 2026, Bupati Sumenep Ajak Santri Kolaborasikan Ilmu dan Akhlak
Peringati Harjad ke-757 dan Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Gelar Pembacaan Al-Waqi’ah 111.111 Kali
Dugaan Penganiayaan Anak Dilaporkan ke Polresta Sumenep, Pelapor Minta Terduga Pelaku Segera Ditangkap
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Dorong Ekonomi UMKM, Bupati Sumenep Apresiasi Gelaran Perdana Media Expo 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Musik Tong-tong Asal Sumenep Meriahkan Rider Parade MotoGP Mandalika 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Disbudporapar Dorong Pariwisata Lewat Gelaran Festival Musik Tong-tong dan Prosesi Arya Wirarja

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:36 WIB

Disbudporapar: Tak Harus Cakap Teknologi, Duta Wisata Sumenep Didorong Jadi Content Creator

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Siswa SMA Negeri 2 Sumenep Sabet Juara 1 Pencak Silat di Trunodjoyo National Championship III 2026

Berita Terbaru