TNI AD Gelar Karya Bakti Skala Besar di Madura, Tercatat 502 Program Kemanusiaan Siap Dikerjakan

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADURA – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) akan menggelar Karya Bakti Skala Besar pada pertengahan tahun 2026 yang mencakup empat kabupaten sekaligus, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep, selama dua bulan penuh, mulai 1 Juli hingga 31 Agustus 2026.

Program yang berada di bawah tanggung jawab langsung Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut diproyeksikan menjadi salah satu kegiatan pengabdian dan pembangunan terbesar yang pernah dilaksanakan di Pulau Garam.

Ribuan prajurit TNI akan bergotong royong bersama masyarakat membangun infrastruktur, meningkatkan kualitas kesehatan, memperbaiki lingkungan, serta menghadirkan berbagai program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Berdasarkan data sementara, sedikitnya terdapat 502 sasaran fisik yang akan dikerjakan selama pelaksanaan program. Sasaran tersebut meliputi pembangunan dan perbaikan 33 jembatan, 47 sumur bor, 20 tempat ibadah, 400 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan MCK, serta 2 sekolah yang tersebar di seluruh wilayah Madura.

Selain pembangunan fisik, TNI AD juga menyiapkan berbagai program nonfisik yang menyentuh nilai kemanusiaan. Sedikitnya 355 operasi katarak gratis, 1.000 kantong donor darah, 300 anak peserta khitan massal, 400 peserta bakti kesehatan, 200 titik bakti lingkungan, serta 4 operasi bibir sumbing akan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan tersebut.

Di bidang lingkungan hidup, TNI AD juga menyiapkan gerakan penghijauan besar-besaran melalui penanaman 2.000 pohon trembesi di berbagai lokasi strategis sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem dan menciptakan lingkungan yang lebih hijau bagi generasi mendatang.

Dari empat kabupaten yang menjadi lokasi kegiatan, Sumenep menjadi wilayah dengan sasaran terbanyak yakni 142 titik, disusul Pamekasan 124 titik, Bangkalan 123 titik, dan Sampang 113 titik.

Namun demikian, jumlah sasaran tersebut masih bersifat dinamis dan berpotensi terus bertambah. Hingga saat ini, jajaran TNI bersama pemerintah daerah dan unsur terkait masih melakukan pendataan serta verifikasi kebutuhan masyarakat di lapangan.

Karena itu, tidak menutup kemungkinan sejumlah program fisik maupun nonfisik lainnya akan ditambahkan sesuai kebutuhan dan kondisi riil masyarakat di masing-masing daerah. Langkah tersebut dilakukan agar manfaat Karya Bakti TNI AD benar-benar tepat sasaran dan mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat Madura.

Upacara pembukaan kegiatan direncanakan digelar di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Agung Ronggo Sukowati, Pamekasan, yang diperkirakan akan dihadiri ribuan peserta dari unsur TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga warga dari berbagai penjuru Madura. Sejumlah perwira tinggi TNI berbintang juga dijadwalkan hadir dalam kegiatan yang diprediksi menjadi perhatian nasional tersebut.

Karya Bakti TNI AD sendiri merupakan salah satu program unggulan yang selama ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui program tersebut, TNI tidak hanya menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir secara langsung membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan, pelayanan sosial, dan kegiatan kemanusiaan.

Antusiasme masyarakat menjelang pelaksanaan kegiatan pun mulai terlihat. Banyak warga menyambut baik program tersebut karena dinilai mampu menghadirkan solusi nyata bagi berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari akses air bersih, hunian layak, fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga pelestarian lingkungan.

Dengan semangat “Bersama Rakyat TNI Kuat”, Karya Bakti TNI AD Skala Besar 2026 diharapkan tidak hanya meninggalkan jejak berupa bangunan dan fasilitas yang berdiri kokoh, tetapi juga menghadirkan harapan baru, mempererat persatuan, serta menjadi simbol kuat sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun Madura yang lebih maju, hijau, dan sejahtera. (Ady/Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Fauzi: Logo Hari Jadi ke 758 Melambangkan Karakteristik Daerah dan Semangat Kebersamaan
RSUDMA Sumenep Gelar Kegiatan Kolaborasi Lintas Lembaga dalam Perkuat Mutu Layanan JKN
Direktur RSUDMA Sumenep Tegaskan Pancasila Fondasi Utama dalam Memberikan Pelayanan Kesehatan
RSUDMA Sumenep Komitmen Berikan Layanan Kesehatan Setara Bagi Seluruh Pasien
Direktur RSUDMA Sumenep: Gebyar 3M Upaya Perkuat Ekosistem Keselamatan Untuk Pasien
Apresiasi Luar Biasa! Satlantas Polres Sumenep Beri Hadiah Umrah kepada Wajib Pajak di Madura
Bupati Fauzi Tekankan ASN Gunakan Peci Perkuat Nasionalisme Momentum Bulan Bung Karno
1 Muharram 1448 H, Bupati Fauzi Ajak Generasi Muda Jadi Arah Perubahan Kemajuan Daerah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 08:17 WIB

Bupati Fauzi: Logo Hari Jadi ke 758 Melambangkan Karakteristik Daerah dan Semangat Kebersamaan

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:36 WIB

TNI AD Gelar Karya Bakti Skala Besar di Madura, Tercatat 502 Program Kemanusiaan Siap Dikerjakan

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:05 WIB

RSUDMA Sumenep Gelar Kegiatan Kolaborasi Lintas Lembaga dalam Perkuat Mutu Layanan JKN

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:20 WIB

Direktur RSUDMA Sumenep Tegaskan Pancasila Fondasi Utama dalam Memberikan Pelayanan Kesehatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:48 WIB

RSUDMA Sumenep Komitmen Berikan Layanan Kesehatan Setara Bagi Seluruh Pasien

Berita Terbaru