SUMENEP, RADAR9.ID – Pengurus Petani Milenial Kabupaten Sumenep melaksanakan kegiatan penanaman benih jagung hibrida jenis BISI 2 di Desa Torbang, Kecamatan Batuan. Kegiatan ini merupakan langkah nyata petani muda dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian daerah.
Penanaman jagung hibrida BISI 2 tersebut dilakukan di lahan pertanian milik warga dengan melibatkan para petani milenial setempat. Selain menggunakan benih unggul, kegiatan ini juga menerapkan sistem tanam jajar legowo, yang dinilai mampu meningkatkan populasi tanaman, memperbaiki sirkulasi udara, serta memaksimalkan penyerapan sinar matahari sehingga hasil panen lebih optimal.
Benih jagung hibrida BISI 2 dipilih karena memiliki potensi hasil yang tinggi, daya adaptasi yang baik terhadap kondisi lahan, serta relatif tahan terhadap serangan penyakit. Hal tersebut menjadikan varietas ini sangat cocok untuk dikembangkan di wilayah Kabupaten Sumenep.
Yoga, selaku pengurus Petani Milenial Sumenep bidang perkebunan, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman ini merupakan bentuk komitmen petani milenial dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya di tingkat daerah.
“Penanaman jagung hibrida BISI 2 dengan sistem jajar legowo ini kami lakukan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan hasil panen petani. Kami ingin menunjukkan bahwa petani milenial mampu menjadi motor penggerak pertanian yang maju, modern, dan berkelanjutan,” ujar Yoga.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi sarana edukasi bagi petani lainnya terkait penggunaan benih unggul serta penerapan teknik budidaya yang lebih efisien dan produktif.
“Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan dan diperluas ke desa-desa lain, sehingga kesejahteraan petani meningkat dan sektor pertanian di Kabupaten Sumenep semakin kuat,” tambahnya.
Melalui kegiatan penanaman jagung hibrida ini, Petani Milenial Sumenep optimistis dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian petani serta berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
Maz Ilong






