Polres Situbondo Resmi Tutup Kasus Pencabulan, Kiyai Zakariya Dinyatakan Tak Bersalah

Minggu, 28 Desember 2025 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SITUBONDO — Kepolisian Resor (Polres) Situbondo secara resmi menghentikan penyelidikan atas Laporan Pengaduan Masyarakat (LPM) yang diajukan oleh Ida Nurul Badriyah terkait dugaan tindak pidana perbuatan cabul terhadap santri di salah satu pondok pesantren di Kabupaten Situbondo.

Penghentian penyelidikan dilakukan setelah aparat kepolisian tidak menemukan unsur peristiwa pidana sebagaimana yang dilaporkan.

Keputusan ini diambil berdasarkan hasil penyelidikan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Situbondo.
Laporan pengaduan tercatat dengan Nomor LPM/482.SATRESKRIM/XII/2024/SPKT/POLRES SITUBONDO, tertanggal 26 Desember 2024, dengan terlapor Kiyai Zakariya Al Ansori.

Setelah serangkaian pemeriksaan, klarifikasi, dan pendalaman alat bukti, penyidik menyimpulkan dugaan perbuatan cabul tidak terbukti secara hukum, sebagaimana dituangkan dalam gelar perkara pada 24 Desember 2025.

Sebagai tindak lanjut, Polres Situbondo menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP3 Lidik) Nomor: SPPP/259/XII/2025/Reskrim, yang menegaskan bahwa perkara tersebut resmi dihentikan.

Kuasa hukum Kiyai Zakariya, DR. Supriyono, SH, M.Hum, menyatakan telah menerima pemberitahuan resmi dari penyidik terkait penghentian penyelidikan tersebut.

“Kabar ini saya terima langsung dari penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Situbondo. Ini merupakan langkah hukum yang harus dihormati karena telah melalui proses penyelidikan secara profesional,” ujarnya.

DR. Supriyono menegaskan bahwa penghentian penyelidikan menunjukkan tidak ditemukannya dasar hukum yang cukup untuk melanjutkan perkara.

“Dari awal saya sudah yakin, klien saya difitnah. Penghentian ini bukan tanpa alasan, melainkan karena tidak terbukti secara hukum sebagaimana hasil penyelidikan penyidik,” tegasnya.

Dengan diterbitkannya SP3 Lidik tersebut, proses hukum atas laporan dugaan perbuatan cabul dinyatakan selesai. Polres Situbondo menegaskan, setiap laporan masyarakat tetap diproses secara profesional, transparan, dan akuntabel, dengan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Mz Ilong

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hari Santri 2026, Anggota DPRD Sumenep Ajak Pesantren Jadi Pelopor Perubahan
DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair Puluhan SPPG
DLH Sumenep Bersihkan Selokan SDN Bangselok 2 demi Kenyamanan Belajar Siswa
Tingkatkan Kualitas Guru di Daerah Terpencil, Disdik Sumenep Gelar Workshop Pendidikan Digital
Tekan Peredaran Narkoba, Polresta Sumenep Bersama BNNK Gelar Operasi Gabungan di 2 Lokasi
Memasuki Pergantian Musim Tanam, DKPP Sumenep Imbau Petani Optimalkan Persiapan Lahan dan Kualitas Benih
Peringati HUT ke-2, Taruna Muda Pamolokan Gelar Acara Pengajian dan Santuni Anak Yatim
Enam Anggota JSI Dinyatakan Kompeten Selesai Mengikuti UKW Unitomo Surabaya 2026
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Hari Santri 2026, Anggota DPRD Sumenep Ajak Pesantren Jadi Pelopor Perubahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:56 WIB

DLH Sumenep Perketat Pengawasan Sampah dan Limbah Cair Puluhan SPPG

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:53 WIB

DLH Sumenep Bersihkan Selokan SDN Bangselok 2 demi Kenyamanan Belajar Siswa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Tingkatkan Kualitas Guru di Daerah Terpencil, Disdik Sumenep Gelar Workshop Pendidikan Digital

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Tekan Peredaran Narkoba, Polresta Sumenep Bersama BNNK Gelar Operasi Gabungan di 2 Lokasi

Berita Terbaru