17 Tahun AJP, Jurnalisme yang Tak Hanya Melaporkan Fakta tapi Menginspirasi Perubahan

Kamis, 13 November 2025 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN— Dalam rangka memperingati 17 tahun perjalanan Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP), organisasi profesi jurnalis ini menggelar kegiatan Refleksi, Bedah Buku, dan Temu Akbar Jurnalis se-Madura. Acara yang berlangsung penuh makna ini di Hall Laboratorium Universitas Madura, Rabu, 11/11/2025, malam menjadi momentum penting bagi para jurnalis untuk meneguhkan kembali peran sosial dan intelektual mereka di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, AJP juga mengumumkan dua program besar yang sarat nilai kemanusiaan dan edukasi, yaitu peluncuran Rumah Singgah/Rumah Teduh serta peluncuran buku berjudul “Pamekasan Mencari Identitas.”

Ketua AJP, M. Khoirul Umam, dalam sambutannya di hadapan Bupati Pamekasan, para pejabat, dan tamu undangan, menyampaikan bahwa gagasan pendirian Rumah Singgah lahir dari keprihatinan terhadap kondisi masyarakat kurang mampu yang sering kali kesulitan mencari tempat beristirahat saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Soetomo Surabaya.

“Rumah Singgah atau Rumah Teduh ini kami dedikasikan bagi warga kurang mampu yang membutuhkan penginapan selama menjalani pengobatan di Surabaya. Berdasarkan penelitian kami, masih banyak pasien asal Pamekasan yang terpaksa tidur di musala, di area pom bensin, bahkan di pinggiran jalan karena keterbatasan biaya,” ujar Khoirul Umam, Rabu, 12/11/2025.

Program Rumah Singgah ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial AJP, sekaligus cerminan bahwa jurnalisme sejati tidak hanya berperan dalam menyampaikan informasi, tetapi juga hadir membawa solusi bagi persoalan kemanusiaan.

Selain itu, peluncuran buku “Pamekasan Mencari Identitas” menjadi langkah intelektual AJP untuk menghadirkan karya literasi yang menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya memahami sejarah, budaya, dan karakter daerahnya. Buku ini diharapkan dapat menjadi sumber pengetahuan dan refleksi bagi generasi muda dalam membangun identitas dan kebanggaan terhadap tanah kelahiran.

“Kami ingin mengajak seluruh jurnalis untuk terus menulis dengan hati, tidak hanya mengabarkan peristiwa, tetapi juga menyalakan semangat kemanusiaan dan kecintaan terhadap daerah,” tambah Umam.

Melalui refleksi perjalanan selama 17 tahun ini, AJP menegaskan komitmennya untuk terus menjaga integritas, memperkuat kolaborasi antarjurnalis se-Madura, dan menghadirkan karya jurnalistik yang mencerahkan serta berdampak positif bagi masyarakat.

Acara Bedah Buku dan Temu Akbar Jurnalis se-Madura tersebut sekaligus menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat “jurnalisme berempati”, yakni jurnalisme yang tidak sekadar melaporkan fakta, tetapi juga menginspirasi perubahan sosial yang lebih baik.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Perkuat Jaringan Distribusi, Rokok Makayasa Rambah Pasar Batam dan Kepri ​
DKPP Sumenep Dorong Peningkatan Produktivitas Pertanian Lewat Teknologi PART
Sekretaris JSI Apresiasi Pahlawan Tak Terlihat di Balik Bersihnya Kota Sumenep
Ditengah Kemeriahan Festival Musik Tongtong 2026, Petugas DLH Bergerak Aktif dalam Menjaga Lingkungan Tetap Bersih
Festival Musik Tongtong 2026 Sukses Digelar, Bupati Fauzi: Kesenian Tradisional Sebagai Warisan Budaya Madura
Ditengah Kelangkaan Pertalite dan Solar, SPBU Kolor Diduga Melayani Pembelian Jerigen dan Galon
Disbudporapar Sumenep: Madura Culture Festival 2026 Jadi Ruang Ekspresi Pemerintah dan Masyarakat
Sajikan Nuansa Islami, Pemkab Sumenep Hadirkan Seni Hadrah Meriahkan Madura Culture Fest 4
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 20:09 WIB

Perkuat Jaringan Distribusi, Rokok Makayasa Rambah Pasar Batam dan Kepri ​

Rabu, 9 September 2026 - 12:21 WIB

DKPP Sumenep Dorong Peningkatan Produktivitas Pertanian Lewat Teknologi PART

Senin, 7 September 2026 - 08:35 WIB

Sekretaris JSI Apresiasi Pahlawan Tak Terlihat di Balik Bersihnya Kota Sumenep

Minggu, 6 September 2026 - 12:44 WIB

Ditengah Kemeriahan Festival Musik Tongtong 2026, Petugas DLH Bergerak Aktif dalam Menjaga Lingkungan Tetap Bersih

Minggu, 6 September 2026 - 11:49 WIB

Festival Musik Tongtong 2026 Sukses Digelar, Bupati Fauzi: Kesenian Tradisional Sebagai Warisan Budaya Madura

Berita Terbaru