Sumenep Makmur Hadirkan Dukungan Nyata, Pelaku UMKM Terima Bantuan Rombong dari BAZNAS

Rabu, 31 Desember 2025 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – BAZNAS Kabupaten Sumenep terus menegaskan perannya sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan yang menyentuh banyak sektor kehidupan.

Dengan pendekatan terstruktur dan berkelanjutan, BAZNAS Sumenep mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara profesional untuk menjawab kebutuhan masyarakat dari aspek pendidikan, ekonomi, kesehatan, keagamaan, hingga kemanusiaan.
Salah satu bentuk nyata dari program tersebut adalah Bantuan Sumenep Makmur yang menyasar pelaku usaha mikro kecil.

Mar’atul Fadilah, warga Jalan Trunojoyo Gang Buntu, Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, menjadi salah satu penerima manfaat bantuan rombong UMKM.

Ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan BAZNAS Sumenep terhadap pelaku usaha kecil.

Menurutnya, bantuan rombong tersebut sangat membantu aktivitas berdagang menjadi lebih tertata dan layak.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Sumenep. Bantuan rombong melalui program Sumenep Makmur ini sangat berarti bagi kami untuk menjalankan usaha sehari-hari,” ujar Mar’atul, Rabu, /31/12/2025).

 

Mar’atul Fadilah juga menyampaikan doa dan harapannya agar BAZNAS Sumenep terus diberi kekuatan dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat.

Ia berharap BAZNAS dapat semakin maju, dipercaya masyarakat, serta terus menghadirkan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan.

“Semoga BAZNAS Sumenep selalu diberi kelancaran, amanah, dan keberkahan, sehingga dapat terus membantu masyarakat kecil dan meningkatkan kesejahteraan di Kabupaten Sumenep,” pungkas ibu tiga anak ini.

Sementara, Ketua BAZNAS Sumenep, Ahmad Rahman, mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan, bukan bantuan sesaat.

Menurutnya, seluruh program yang dijalankan dirancang agar mampu memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berkomitmen agar dana zakat yang dihimpun dapat dikelola secara tepat sasaran, transparan, dan memberikan dampak berkelanjutan bagi mustahik,” kata Ahmad Rahman.

Ahmad Rahman menjelaskan, BAZNAS Sumenep memiliki sejumlah program unggulan yang terintegrasi dalam tiga payung besar, yakni Sumenep Cerdas, Sumenep Makmur, dan Sumenep Peduli.
Pada klaster pendidikan (Sumenep Cerdas), BAZNAS Sumenep menjalankan Beasiswa Cendekia, yang diperuntukkan bagi mahasiswa kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan tinggi. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Sementara itu, klaster ekonomi (Sumenep Makmur) difokuskan pada penguatan kemandirian ekonomi masyarakat. Di dalamnya terdapat program “Kita Jaga Usaha”, berupa bantuan modal kerja, alat usaha seperti gerobak jualan, serta pendampingan UMKM agar mampu bertahan dan berkembang.

Selain itu, BAZNAS juga menyalurkan bantuan modal usaha bagi pedagang kecil sebagai stimulus pengembangan usaha.

Untuk klaster kesehatan, BAZNAS Sumenep menjalankan program Sumenep Sehat, yang memberikan dukungan kesehatan bagi masyarakat membutuhkan, termasuk bantuan kemanusiaan berupa dukungan kebutuhan hidup pokok dan pendampingan sosial.

Pada klaster keagamaan dan sosial, BAZNAS Sumenep menyalurkan insentif bagi imam masjid dan guru ngaji, khususnya di wilayah terpencil. Program lainnya meliputi bantuan sound system masjid dan musala, dukungan bagi ormas Islam, serta bantuan mualaf sebagai bentuk penguatan sosial-keagamaan masyarakat.

Sedangkan pada klaster kemanusiaan (Sumenep Peduli), BAZNAS Sumenep melaksanakan program Bedah Rumah Mustahik (RTLH) untuk menyediakan hunian layak bagi fakir miskin. Selain itu, BAZNAS juga memberikan bantuan evakuasi atau pemulangan jenazah PMI yang meninggal di luar negeri, sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga pekerja migran.

Menurut Ahmad Rahman, seluruh program tersebut dijalankan dengan prinsip sinergi bersama pemerintah daerah serta pemangku kepentingan lainnya, guna memastikan penyaluran zakat benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

“Tujuan utama kami adalah pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan. Zakat harus mampu mengangkat martabat mustahik agar lebih mandiri dan sejahtera,” tegasnya.

Dengan pengelolaan ZIS yang akuntabel dan berorientasi pada pemberdayaan, BAZNAS Sumenep diharapkan terus menjadi penggerak kesejahteraan masyarakat di berbagai lini, sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi Kabupaten Sumenep secara berkelanjutan.

Ilong

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Perkuat Jaringan Distribusi, Rokok Makayasa Rambah Pasar Batam dan Kepri ​
DKPP Sumenep Dorong Peningkatan Produktivitas Pertanian Lewat Teknologi PART
Sekretaris JSI Apresiasi Pahlawan Tak Terlihat di Balik Bersihnya Kota Sumenep
Ditengah Kemeriahan Festival Musik Tongtong 2026, Petugas DLH Bergerak Aktif dalam Menjaga Lingkungan Tetap Bersih
Festival Musik Tongtong 2026 Sukses Digelar, Bupati Fauzi: Kesenian Tradisional Sebagai Warisan Budaya Madura
Ditengah Kelangkaan Pertalite dan Solar, SPBU Kolor Diduga Melayani Pembelian Jerigen dan Galon
Disbudporapar Sumenep: Madura Culture Festival 2026 Jadi Ruang Ekspresi Pemerintah dan Masyarakat
Sajikan Nuansa Islami, Pemkab Sumenep Hadirkan Seni Hadrah Meriahkan Madura Culture Fest 4
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 20:09 WIB

Perkuat Jaringan Distribusi, Rokok Makayasa Rambah Pasar Batam dan Kepri ​

Rabu, 9 September 2026 - 12:21 WIB

DKPP Sumenep Dorong Peningkatan Produktivitas Pertanian Lewat Teknologi PART

Senin, 7 September 2026 - 08:35 WIB

Sekretaris JSI Apresiasi Pahlawan Tak Terlihat di Balik Bersihnya Kota Sumenep

Minggu, 6 September 2026 - 12:44 WIB

Ditengah Kemeriahan Festival Musik Tongtong 2026, Petugas DLH Bergerak Aktif dalam Menjaga Lingkungan Tetap Bersih

Minggu, 6 September 2026 - 11:49 WIB

Festival Musik Tongtong 2026 Sukses Digelar, Bupati Fauzi: Kesenian Tradisional Sebagai Warisan Budaya Madura

Berita Terbaru