Madura Menuju Lompatan Besar: IJTI Serukan Persatuan untuk Perjuangkan Provinsi dan KEK

Senin, 24 November 2025 - 22:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Madura – Madura sedang berada pada salah satu persimpangan terpenting dalam perjalanan sejarahnya. Di tengah derasnya arus pembangunan nasional, berbagai inisiasi besar kembali mencuat, mulai dari wacana pembentukan Provinsi Madura yang telah bertahun-tahun diperjuangkan, hingga gagasan baru menjadikan Pulau Garam sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Semua ini menunjukkan satu hal: ada tekad kolektif untuk membawa Madura keluar dari lingkaran ketertinggalan.

Gerakan para tokoh, aktivis, akademisi, hingga kelompok masyarakat terus bergulir tanpa henti. Aspirasi yang dibawa bukan sekadar perubahan administratif, melainkan upaya membuka babak baru pembangunan yang lebih adil dan merata untuk masyarakat Madura.

Ketua IJTI Madura, Veros Afif, menegaskan bahwa seluruh gagasan besar tersebut tidak boleh berhenti pada slogan atau retorika politik. Menurutnya, di balik wacana besar itu terdapat masa depan jutaan masyarakat yang harus dipikirkan secara serius.

“Kami menyaksikan perjalanan panjang ini. Dari wacana Provinsi Madura hingga sekarang KEK. Jangan hanya jadi cerita yang berulang tanpa akhir. Jika memang serius, maka harus diwujudkan,” ujarnya.

Veros menambahkan, pembangunan Madura bukan semata urusan administrasi pemerintahan, tetapi perjuangan menjaga martabat, harga diri, dan masa depan masyarakat Madura. Karena itu, konsep dan regulasi yang disusun harus matang agar langkah besar seperti ini tidak menjadi eksperimen yang gagal.

“Konsep harus matang. Regulasi harus kuat. Ini nasib jutaan orang. Kami jurnalis televisi siap mendukung, karena kami ingin melihat Madura benar-benar bangkit,” tegasnya.

Optimisme Veros semakin menguat setelah melihat langsung potensi sumber daya manusia Madura. Dalam kunjungannya ke Malaysia, ia bertemu ratusan Pekerja Migran Indonesia asal Madura yang berperan penting dalam pembangunan gedung-gedung pencakar langit di negeri itu. Di perantauan, mereka bekerja keras, menjadi tulang punggung keluarga, sekaligus membawa nama baik Madura melalui keterampilan dan etos kerja yang tinggi.

“Ratusan ribu PMI di Malaysia itu warga Madura. Skil mereka bukan kaleng-kaleng. Kalau SDM saja sudah sehebat itu, masa Madura tidak bisa menjadi Provinsi atau KEK? Yang kurang hanya harmonisasi instrumen dan kemauan kolektif,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa perjuangan mewujudkan Provinsi Madura atau KEK bukan gerakan segelintir orang, tetapi perjuangan seluruh lapisan masyarakat. Kekompakan dan konsistensi menjadi kunci. Tanpa itu, Madura hanya akan menjadi tempat lahirnya konsep besar yang tidak pernah benar-benar diwujudkan.

“Kesampingkan ego, hentikan saling klaim. Mari bersatu. Ini momen penentuan masa depan Madura. Kalau kita lengah, generasi setelah kita yang akan menanggung akibatnya,” pungkasnya.

Melalui pesannya, Veros menekankan bahwa perubahan besar hanya dapat terjadi jika diperjuangkan bersama. Madura memiliki potensi, SDM, dan semangat yang kuat. Yang dibutuhkan kini hanyalah keberanian kolektif untuk melangkah dan menyelesaikan perjuangan yang telah dimulai.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tingkatkan Kualitas Layanan, Satlantas Polres Sumenep Gelar Apel Kesiapan di KB Samsat
Polres Sumenep Penuh Misteri, Temuan Kokain 27,83 Kg Gagal Rilis, Ketua JSI Warning Jangan Sampai Menjelma Seperti Kasus Teddy Minahasa
Kader Partai NasDem Sumenep Gelar Aksi Protes, Desak Tempo Lakukan Permohonan Maaf
Pemkab Sumenep Bangun Kemitraan Pembangunan Ekonomi Daerah Melalui Sektor Perikanan
Wujudkan Kamseltibcarlantas, Polantas Sumenep Sapa Pengendara di Simpang Empat Kota
Dukung Gerakan Pemerintah Hemat Energy, BPRS Bhakti Sumekar Terapkan Bike to Work
Terus Berinovasi, Kini RSUDMA Sumenep Hadirkan Layanan Kesehatan Terapi Wicara
RSUDMA Sumenep Dukung Pemerintah Terapkan Budaya Hemat Energy Lewat Gowes
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:57 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, Satlantas Polres Sumenep Gelar Apel Kesiapan di KB Samsat

Kamis, 16 April 2026 - 13:09 WIB

Polres Sumenep Penuh Misteri, Temuan Kokain 27,83 Kg Gagal Rilis, Ketua JSI Warning Jangan Sampai Menjelma Seperti Kasus Teddy Minahasa

Rabu, 15 April 2026 - 14:52 WIB

Kader Partai NasDem Sumenep Gelar Aksi Protes, Desak Tempo Lakukan Permohonan Maaf

Rabu, 15 April 2026 - 12:22 WIB

Pemkab Sumenep Bangun Kemitraan Pembangunan Ekonomi Daerah Melalui Sektor Perikanan

Rabu, 15 April 2026 - 11:23 WIB

Wujudkan Kamseltibcarlantas, Polantas Sumenep Sapa Pengendara di Simpang Empat Kota

Berita Terbaru