SUMENEP – Direktur utama BPRS Bhakti Sumekar H. Hairil Fajar, mengajak seluruh pegawai untuk mendukung pemerintah daerah dalam upaya gerakan hemat energi dengan cara berangkat kerja menggunakan sepeda atau Bike to Work.
Keputusan itu merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor 19 tahun 2026 sebagai perubahan atas SE Nomor 17 Tahun 2026 tentang penghematan bahan bakar minyak (BBM) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Dalam kebijakan tersebut, setiap hari Rabu dan Jumat ditetapkan sebagai Hari Penggunaan Transportasi non-BBM, seperti berjalan kaki, bersepeda, atau menggunakan moda transportasi lain yang tidak menggunakan bahan bakar minyak.
Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar, mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh kebijakan tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan sekaligus menghemat energi.
“Kami mendukung penuh kebijakan pemerintah daerah terkait penghematan BBM. Melalui gerakan Bike to Work, kami mengajak seluruh pegawai untuk bersepeda ke kantor sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap upaya penghematan energi,” ujarnya.
Menurutnya, gerakan tersebut tidak hanya berdampak pada pengurangan penggunaan bahan bakar, akan tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan para pegawai di lingkungan pemerintah.
“Selain membantu mengurangi konsumsi BBM, bersepeda juga menjadi cara sederhana untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Kami berharap gerakan ini bisa menjadi budaya positif di lingkungan kerja,” tambahnya.
Ia juga berharap langkah yang dilakukan BPRS Bhakti Sumekar dapat menjadi contoh bagi lembaga lain di Kabupaten Sumenep dalam mendukung program pemerintah daerah.
“Kami berharap gerakan ini bisa diikuti oleh berbagai instansi dan masyarakat luas sehingga semangat hemat energi benar-benar menjadi gerakan bersama,” pungkasnya.
BPRS Bhakti Sumekar sebagai lembaga keuangan syariah milik pemerintah daerah akan terus berupaya menghadirkan program yang tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, akan tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sumenep.
Penulis (Ady/Red)






