DKPP Sumenep Dorong Peningkatan Produktivitas Pertanian Lewat Teknologi PART

Rabu, 9 September 2026 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian, terutama di wilayah yang memiliki risiko kekurangan air saat musim kemarau.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui program GEDE TANINYA (Gerakan Modernisasi Air Pertanian Tenaga Surya) dengan memanfaatkan teknologi Pompa Air Tenaga Surya (PART) untuk memenuhi kebutuhan pengairan lahan pertanian.

Program tersebut memanfaatkan energi matahari sebagai sumber tenaga untuk mengoperasikan pompa air. Air dari sumber seperti sumur maupun sungai kemudian dialirkan menuju lahan pertanian sehingga membantu petani memperoleh pasokan air secara lebih stabil.

Kehadiran teknologi ini menjadi salah satu solusi bagi lahan pertanian yang selama ini bergantung pada curah hujan. Terlebih saat musim kemarau, ketersediaan air menjadi salah satu kendala yang dapat memengaruhi produktivitas tanaman.

Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan penggunaan energi surya dalam sistem irigasi merupakan bagian dari upaya modernisasi pertanian sekaligus menekan biaya operasional petani.

“Pemanfaatan pompa air tenaga surya ini sangat efisien karena petani tidak lagi sepenuhnya bergantung pada bahan bakar minyak maupun listrik PLN untuk mengoperasikan pompa. Energi matahari yang tersedia bisa dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian,” katanya.

Menurut Chainur, penerapan teknologi tersebut tidak hanya ditujukan untuk mengatasi persoalan air, tetapi juga mendorong petani agar dapat mengelola lahan secara lebih produktif dan berkelanjutan.

DKPP Sumenep berharap pemanfaatan energi terbarukan dapat semakin berkembang di sektor pertanian. Sistem pengairan yang lebih efisien diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus membantu petani menghadapi tantangan perubahan musim dan keterbatasan air.

“Harapan kami, dengan pengairan yang lebih terjamin, petani bisa meningkatkan indeks pertanaman sehingga produksi pertanian meningkat dan pada akhirnya berdampak terhadap kesejahteraan petani,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dorong Pelayanan Administrasi Efektif, KSOP Kelas IV Kalianget Sosialisasikan E-Pas Kecil Nelayan
Dorong Produktivitas Pertanian, DKPP Sumenep Kelola Anggaran Senilai Rp4,9 Miliar Tahun 2026
Konfercab Surabaya Ricuh, Kader PMII Unesa Diduga Pukul Kader PMII Unair
Founder BASRA BIP Kembali Berbagi Sedekah Lewat Jumat Berkah Kepada Kaum Dhuafa
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Pererat Semangat Gotong Royong
Plt Dirut RSUDMA Sumenep: CT Scan 64 Slice untuk Penunjang Pelayanan Diagnostik Bagi Pasien
Founder BASRA BIP H. Ali Zainal Abidin Kembali Gelar Program BBM Gratis, Ini Respon Pengendara
Terus Berinovasi, BPRS Bhakti Sumekar Siapkan Pembiayaan Pensiun dalam Menata Masa Depan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Dorong Pelayanan Administrasi Efektif, KSOP Kelas IV Kalianget Sosialisasikan E-Pas Kecil Nelayan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Dorong Produktivitas Pertanian, DKPP Sumenep Kelola Anggaran Senilai Rp4,9 Miliar Tahun 2026

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:13 WIB

Konfercab Surabaya Ricuh, Kader PMII Unesa Diduga Pukul Kader PMII Unair

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Founder BASRA BIP Kembali Berbagi Sedekah Lewat Jumat Berkah Kepada Kaum Dhuafa

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Pererat Semangat Gotong Royong

Berita Terbaru