SUMENEP – RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, terus memperluas pelayanan kesehatan masyarakat dengan kehadiran Poli Onkologi yang menjadi salah satu kebutuhan masyarakat terhadap penanganan kanker yang selama ini belum ada di Sumenep.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati mengatakan bahwa sebelumnya banyak pasien harus dirujuk ke rumah sakit di luar Pulau Madura untuk mendapatkan penanganan kesehatan lebih lanjut.
Menurutnya, sejak awal keinginan rumah sakit adalah bagaimana seluruh permasalahan kesehatan masyarakat, termasuk penyakit kanker, dapat ditangani dengan baik.
“Alhamdulillah dengan bergabungnya dokter subspesialis bedah onkologi, dr. Husnul Ghaib maka yang berkaitan dengan bedah kini sudah dapat ditanganinya,” ujar dr. Erliyati.
Tidak hanya itu, pengembangan layanan onkologi tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah, khususnya Bupati Sumenep yang memberikan perhatian terhadap pemenuhan sarana dan prasarana kesehatan guna menunjang pelayanan bagi pasien kanker.
“Layanan onkologi saat ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sumenep. Insyaallah, kebutuhan alat kesehatan maupun sarana penunjang akan terus dilengkapi sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ungkapnya.
Selain itu, dr. Erliyati, menegaskan bahwa layanan onkologi di RSUD dr. H. Moh. Anwar telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
“Seluruh peserta JKN berhak mendapatkan layanan onkologi sesuai indikasi medis dan prosedur pelayanan yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Terkait mekanisme rujukan, ia menjelaskan bahwa pasien dari luar Kabupaten Sumenep tetap dapat mengakses layanan onkologi di RSUD dr. Moh. Anwar melalui mekanisme rujukan sesuai ketentuan BPJS Kesehatan.
Untuk itu, pasien terlebih dahulu memperoleh rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti puskesmas, klinik pratama, atau dokter keluarga yang menjadi mitra BPJS Kesehatan.
Dengan sistem rujukan yang berlaku saat ini, pasien dari kabupaten lain di Madura dapat dirujuk langsung ke RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep apabila sesuai dengan indikasi medis dan jejaring rujukan yang telah ditetapkan.
“Jadi, pasien dari luar Sumenep tidak selalu harus melalui rumah sakit di daerah asal. Apabila memenuhi ketentuan sistem rujukan BPJS Kesehatan, mereka dapat langsung dirujuk ke Sumenep,” terangnya.
Erliyati juga menjelaskan bahwa layanan onkologi merupakan bagian dari program prioritas nasional KJSU, yakni Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi. Program itu bertujuan memperkuat layanan rujukan spesialis sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih lengkap tanpa harus pergi ke luar daerah.
Pihak rumah sakit akan terus berusaha melakukan pengembangan layanan seperti pemenuhan fasilitas kesehatan, serta penyediaan sarana dan prasarana penunjang agar pelayanan kepada masyarakat terus meningkat.
“Kami berharap masyarakat Madura, khususnya Kabupaten Sumenep, dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lengkap. Itulah yang terus kami upayakan melalui pengembangan layanan di RSUD dr. H. Moh. Anwar,” pungkasnya.
Keberadaan layanan onkologi diharapkan menjadi salah satu bentuk pemerataan pelayanan kesehatan, sehingga masyarakat Madura dapat memperoleh layanan spesialis lebih dekat dengan tempat tinggalnya.(Ady/Red).






