Diduga Ada Indikasi Penyimpangan, Proyek P3-TGAI Desa Kalimook Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Pelaksanaan proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Kalimook, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, menuai sorotan tajam.

Proyek yang menelan anggaran sebesar Rp195 juta tersebut terindikasi dikerjakan secara asal-asalan, tidak sesuai spesifikasi teknis, serta sarat akan dugaan penyimpangan dalam pelaksanaannya.

​Berdasarkan pantauan langsung tim media di lokasi kegiatan, pengerjaan fisik irigasi tersebut disinyalir tidak memenuhi standar pengerjaan konstruksi bangunan air. Salah satu poin krusial yang menjadi perhatian utama adalah ketiadaan pengerukan pondasi sebagai penopang utama daya tahan bangunan.

​Di samping teknis pengerjaan yang dinilai serampangan, di lokasi proyek juga tidak ditemukan adanya papan prasasti kegiatan. Padahal, keberadaan papan tersebut sangat penting sebagai bentuk transparansi publik terhadap penggunaan anggaran negara.

​Seorang warga setempat yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengeluhkan proses pengerjaan irigasi yang dianggap mengabaikan standar teknis dasar tersebut.

​”Seharusnya, sebelum melakukan penyusunan batu dilakukan pengerukan pondasi dulu dengan kedalaman sekitar ± 15 cm. Kalau langsung dipasang tanpa pondasi dasar yang jelas, bangunan ini tidak akan bertahan lama dan cepat rusak,” ujarnya dengan nada kecewa.

​Dugaan pelanggaran spesifikasi ini memicu kekhawatiran masyarakat penerima manfaat, mengingat fungsi utama P3-TGAI adalah untuk menunjang pasokan air pertanian warga secara jangka panjang.

“Kami berharap kepada pihak BBWS untuk segera turun langsung menindaklanjuti adanya dugaan sarat penyimpangan proses pengerjaan,” ungkapnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Ketua Kelompok P3A Kalimook Jaya maupun Kepala Desa Kalimook belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan media belum membuahkan hasil lantaran keberadaan keduanya masih belum dapat ditemui. (Ady/Red).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Semarakkan HUT RI ke-81, Siswa SDN Kalimook I Sabet Juara 1 Lomba Lari 60 Meter di Kalianget
Dirut RSUDMA Sumenep Sampaikan Terima Kasih dan Apresiasi Kepada Rekan Jurnalis di Momen Ultah ke-56
Kurangi Rujukan ke Luar Daerah, RSUDMA Sumenep Optimalkan Layanan Kesehatan 19 Poliklinik
Direktur RSUDMA Sumenep: Kehadiran Poli Onkologi Jadi Harapan Bagi Pasien Kanker di Madura
RSUDMA Sumenep Komitmen Wujudkan Layanan Kesehatan Terbaik Bagi Pasien
Bersama Mahasiswa, Pemdes Pakandangan Tengah Gelar Acara Gebyar Sehat dan Donor Darah
Pengisian Ratusan Jabatan Kepsek di Sumenep Menunggu Rekomendasi BKN dan Kementerian
Bikin Pengunjung Akhir Pekan Resah, Polisi Didesak Tindak Tegas Maraknya Knalpot Brong
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Semarakkan HUT RI ke-81, Siswa SDN Kalimook I Sabet Juara 1 Lomba Lari 60 Meter di Kalianget

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Dirut RSUDMA Sumenep Sampaikan Terima Kasih dan Apresiasi Kepada Rekan Jurnalis di Momen Ultah ke-56

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:42 WIB

Kurangi Rujukan ke Luar Daerah, RSUDMA Sumenep Optimalkan Layanan Kesehatan 19 Poliklinik

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Direktur RSUDMA Sumenep: Kehadiran Poli Onkologi Jadi Harapan Bagi Pasien Kanker di Madura

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:26 WIB

RSUDMA Sumenep Komitmen Wujudkan Layanan Kesehatan Terbaik Bagi Pasien

Berita Terbaru