Penonton Keluhkan Harga Tiket dan Larangan Membawa Rokok Merek Lain Saat Konser Radhiesta

Senin, 1 Juni 2026 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Konser Radhiesta Music yang menghadirkan penyanyi jebolan Dangdut Academy 7 (DA7), Valen Akbar, di Lapangan GOR A Yani, Sumenep, Minggu (31/5/2026) malam, berlangsung meriah dan dipadati ribuan penonton.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hari. Penonton dari berbagai daerah memadati lokasi untuk menyaksikan penampilan Valen Akbar bersama sejumlah artis lainnya yang turut memeriahkan panggung hiburan tersebut.

Namun, di balik meriahnya konser, sejumlah penonton menyoroti adanya perbedaan harga tiket yang beredar di lapangan dibandingkan dengan harga yang sebelumnya dipublikasikan panitia.

Berdasarkan informasi yang tercantum dalam berbagai materi promosi, harga tiket masuk konser dipatok sebesar Rp80.000 per orang. Akan tetapi, sejumlah penonton mengaku masih menemukan penjualan tiket di area konser dengan harga mencapai Rp85.000 per lembar.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan dari kalangan pengunjung mengenai mekanisme penjualan tiket yang diterapkan penyelenggara. Sejumlah penonton mempertanyakan alasan adanya selisih harga dari yang sebelumnya diumumkan kepada masyarakat.

“Harga yang kami tahu Rp80 ribu sesuai informasi yang beredar. Namun saat di lokasi masih ada yang menjual Rp85 ribu. Ini yang membuat kami bertanya-tanya,” ujar salah seorang penonton yang enggan disebutkan namanya di lokasi acara.

Sebelumnya, beredar luas dibeberapa sosial media maupun di berbagai group whatsapp bahwa harga tiket masuk Rp80 ribu dapat ditukar dengan satu bungkus rokok.

Selain itu, larangan membawa rokok dengan merek lain saat di pintu masuk juga menuai sorotan tajam dari ribuan pengunjung yang datang dari berbagai pelosok desa maupun kota.

“Kami heran, baru kali ini ada konser dengan syarat penonton tidak boleh membawa rokok dengan merek lain, seolah-olah konser Valen ini fokus mempromosikan dan menjual rokok,” ungkapnya kepada media saat dilokasi.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, panitia Madura Fest belum memberikan penjelasan resmi terkait perbedaan harga tiket dan larangan membawa rokok dengan merek lain yang ditemukan di lapangan.

Meski demikian, konser tetap berlangsung dengan antusiasme tinggi. Ribuan penonton tampak memenuhi kawasan Lapangan GOR A Yani dan menikmati rangkaian hiburan yang disajikan sepanjang malam.

Di sisi lain, Radhiesta Music yang menjadi grup pengiring dalam konser tersebut sebelumnya juga sempat mendapat sorotan dari sebagian penonton pada awal 2026.

Saat itu, sejumlah penonton menilai iringan musik yang dimainkan kurang selaras saat mendampingi beberapa artis, termasuk Valen Akbar dan Mila DA 7.

Beberapa penonton bahkan menilai terdapat ketidaksesuaian iringan musik yang membuat penampilan artis tidak tampil maksimal di atas panggung.

Meski sempat menuai kritik, Radhiesta Music kembali dipercaya untuk mengiringi penampilan para artis ternama dalam konser yang digelar di Sumenep malam itu.

Masyarakat berharap penyelenggaraan konser di Sumenep ke depan lebih transparan, khususnya terkait perbedaan harga tiket dan larangan membawa rokok dengan merek lain agar kegiatan hiburan berlangsung nyaman dan tidak menimbulkan pertanyaan di tengah publik. (Ady/Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ditengah Kelangkaan Pertalite dan Solar, SPBU Kolor Diduga Melayani Pembelian Jerigen dan Galon
Disbudporapar Sumenep: Madura Culture Festival 2026 Jadi Ruang Ekspresi Pemerintah dan Masyarakat
Sajikan Nuansa Islami, Pemkab Sumenep Hadirkan Seni Hadrah Meriahkan Madura Culture Fest 4
Berikut Daftar Juara Festival Hadrah Klasik Sumenep Piala Bupati Sumenep 2026
DLH Sumenep Tampil Memukau, Barang Bekas Jadi Dekorasi Stan Unik di Madura Culture Festival 4
Momentum Kemedekaan, Disbudporapar Sumenep: Sepeda Hias Bukan Sekadar Ajang Festival Tahunan
Dana Publikasi DPRD Sumenep Berbasis E-Katalog Disorot, Pemilik Media Pertanyakan Keadilan Pembagian Order
Disbudporapar Sumenep Gandeng Biro Travel Perluas Pemasaran Kunjungan Wisata dan UMKM
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:39 WIB

Ditengah Kelangkaan Pertalite dan Solar, SPBU Kolor Diduga Melayani Pembelian Jerigen dan Galon

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Disbudporapar Sumenep: Madura Culture Festival 2026 Jadi Ruang Ekspresi Pemerintah dan Masyarakat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Sajikan Nuansa Islami, Pemkab Sumenep Hadirkan Seni Hadrah Meriahkan Madura Culture Fest 4

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Berikut Daftar Juara Festival Hadrah Klasik Sumenep Piala Bupati Sumenep 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:19 WIB

DLH Sumenep Tampil Memukau, Barang Bekas Jadi Dekorasi Stan Unik di Madura Culture Festival 4

Berita Terbaru