DKPP Sumenep Siapkan Hak Paten Varietas Kacang Hijau Kuning Potensi Jadi Identitas Baru Pertanian

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep kembali menemukan varietas baru kacang hijau berwarna kuning murni yang ditemukan di wilayah Kecamatan Ambunten dan Kecamatan Pasongsongan.

Temuan kekayaan hayati lokal ini akan berpotensi menjadi identitas baru sektor pertanian dan mendapat perhatian serius pemerintah daerah. Bahkan, pemerintah mulai menyiapkan langkah perlindungan hukum melalui proses pendaftaran varietas dan pengajuan hak paten agar kekayaan lokal itu tidak diklaim pihak lain.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan bahwa varietas kacang hijau tersebut tergolong langka karena memiliki karakter warna yang berbeda dari kacang hijau pada umumnya.

“Ini bukan sekadar tanaman biasa, tetapi bagian dari kekayaan genetik lokal yang dimiliki Kabupaten Sumenep. Karena itu, perlu dijaga dan dilindungi sejak sekarang,” ujar Chainur.

Menurutnya, perlindungan hukum terhadap varietas lokal menjadi langkah penting di tengah perkembangan industri pertanian modern yang semakin kompetitif. Tanpa legalisasi resmi, potensi kekayaan hayati daerah rawan diambil atau diklaim oleh pihak luar.

“Jangan sampai masyarakat hanya menjadi penonton ketika varietas lokal ini berkembang dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Negara harus hadir melindungi hak masyarakat dan petani lokal,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya mulai melakukan pendataan, identifikasi, serta penyusunan administrasi untuk proses pendaftaran varietas ke kementerian terkait. Selain sebagai bentuk perlindungan, legalisasi tersebut juga diharapkan membuka peluang pengembangan ekonomi berbasis pangan lokal.

Di kalangan masyarakat, kacang hijau kuning itu dikenal dengan nama “Artak”. Selama ini, warga memanfaatkannya sebagai bahan pangan tradisional mulai dari bubur kacang hijau, es kacang hijau, hingga campuran kaldu khas Madura yang disajikan bersama lontong dan kikil sapi.

Warna kuning alami dan cita rasa yang khas dinilai menjadi keunggulan utama varietas tersebut. Hingga kini, pihaknya belum menemukan varietas serupa di daerah lain. Kondisi itu membuka peluang pengembangan produk turunan pangan lokal yang memiliki nilai jual lebih tinggi, baik untuk pasar regional maupun nasional.

Chainur menegaskan bahwa keberadaan varietas baru akan semakin memperkuat posisi Sumenep sebagai daerah dengan kekayaan pertanian lokal yang beragam. Sebelumnya, Sumenep juga dikenal memiliki bawang merah khas Rubaru yang menjadi salah satu komoditas unggulan daerah.

“Ini menunjukkan bahwa sektor pertanian Sumenep memiliki potensi besar jika dikelola secara serius, mulai dari perlindungan varietas, pengembangan produk, hingga pemasaran,” pungkasnya.

Sebagai bagian dari proses legalisasi, DKPP Sumenep mengusulkan tiga nama varietas yang akan didaftarkan secara resmi, yakni Arta Potre Koneng, Arta Potre Raddin, dan Arta Potre Rato.

Pemkab Sumenep berharap varietas kacang hijau kuning tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat lokal, tetapi juga mampu berkembang menjadi identitas pertanian daerah yang memiliki daya saing di tingkat nasional. (Ady/Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Disbudporapar Sumenep: Madura Culture Festival 2026 Jadi Ruang Ekspresi Pemerintah dan Masyarakat
Sajikan Nuansa Islami, Pemkab Sumenep Hadirkan Seni Hadrah Meriahkan Madura Culture Fest 4
Berikut Daftar Juara Festival Hadrah Klasik Sumenep Piala Bupati Sumenep 2026
DLH Sumenep Tampil Memukau, Barang Bekas Jadi Dekorasi Stan Unik di Madura Culture Festival 4
Momentum Kemedekaan, Disbudporapar Sumenep: Sepeda Hias Bukan Sekadar Ajang Festival Tahunan
Dana Publikasi DPRD Sumenep Berbasis E-Katalog Disorot, Pemilik Media Pertanyakan Keadilan Pembagian Order
Disbudporapar Sumenep Gandeng Biro Travel Perluas Pemasaran Kunjungan Wisata dan UMKM
Momentum Kemerdekaan, BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Semangat Kebersamaan Lewat JJS
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Disbudporapar Sumenep: Madura Culture Festival 2026 Jadi Ruang Ekspresi Pemerintah dan Masyarakat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Sajikan Nuansa Islami, Pemkab Sumenep Hadirkan Seni Hadrah Meriahkan Madura Culture Fest 4

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Berikut Daftar Juara Festival Hadrah Klasik Sumenep Piala Bupati Sumenep 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:19 WIB

DLH Sumenep Tampil Memukau, Barang Bekas Jadi Dekorasi Stan Unik di Madura Culture Festival 4

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:52 WIB

Momentum Kemedekaan, Disbudporapar Sumenep: Sepeda Hias Bukan Sekadar Ajang Festival Tahunan

Berita Terbaru