SUMENEP – Pelaksanaan proyek pembangunan jalan yang bersumber dari Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD berinisial E dari Fraksi Partai Nasdem di Daerah Pemilihan (Dapil) IV tengah menjadi sorotan warga. Senin, 04/05/2026.
Sorotan utama proyek infrastruktur tersebut diduga dikerjakan secara asal-asalan dan dinilai tidak transparan dalam pelaksanaannya.
Diketahui, proyek pengaspalan Pokir Dewan tersebut berada di Dusun Langger, Desa Karangnangka, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep.
Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa titik pekerjaan yang merupakan usulan dari legislator tersebut menunjukkan tanda-tanda kerusakan meski baru saja selesai dikerjakan.
Warga setempat mengeluhkan kualitas material yang digunakan serta finishing pekerjaan yang tampak terburu-buru.
”Kami bersyukur ada pembangunan, tapi kalau hasilnya seperti ini—baru kena hujan sedikit sudah retak dan mengelupas serta sebagian banyak jalan banyak ditumbuhi rumput—tentu kami kecewa. Seolah-olah hanya mengejar target selesai tanpa mempedulikan ketahanan bangunan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Sabtu, (02/05).
Selain masalah kualitas fisik, proyek ini juga dituding tidak transparan. Bahkan di lokasi pekerjaan, warga mengaku sulit menemukan Papan Informasi Proyek yang seharusnya dipasang sesuai aturan UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP).
“Tanpa adanya papan informasi, masyarakat tidak dapat mengetahui berapa besaran anggaran yang digunakan, siapa kontraktor pelaksana, dan berapa volume pekerjaan,” ungkapnya.
Lemahnya pengawasan dari dinas terkait menjadi penyebab utama munculnya pengerjaan yang “asal jadi” ini sehingga terindikasi proyek siluman.
Hingga berita ini ditayangkan, anggota dewan berinisial E belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan pengerjaan yang diduga asal jadi.
Upaya konfirmasi kepada anggota dewan berinisial E terus dilakukan guna mendapatkan klarifikasi lebih lanjut demi keberimbangan berita.
Penulis (Ady/Red)






