Rahasia Spiritual Aipda Purnomo: Menolong ODGJ demi “Mengejar” Terima Kasih dari Tuhan

Minggu, 26 April 2026 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA – Bagi banyak orang, merawat Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang telantar di jalanan adalah pekerjaan yang berat dan terlalu berisiko. Namun bagi Aipda Purnomo, mahasiswa Magister Ilmu Hukum Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) yang baru saja merayakan kelulusannya di Dyandra Convention Center Surabaya pada Minggu, 26 April 2026, setiap langkahnya merangkul mereka yang terpinggirkan adalah bentuk “lobi” spiritual kepada Sang Pencipta.

Dikenal luas melalui gerakan “Polisi Belajar Baik,” Purnomo ternyata memiliki amalan sederhana namun konsisten yang menjadi bahan bakarnya dalam menebar kebaikan.

Kekuatan Al-Fatihah dan Doa dari Surat Al-Mu’minun

Di balik ketulusannya, Purnomo mengungkapkan bahwa ia selalu menjaga ritme spiritualnya melalui amalan yang tak pernah putus. Setiap usai menjalankan salat fardu, ia rutin membaca Surat Al-Fatihah sebanyak 41 kali.

Tak hanya itu, ia selalu melangitkan doa khusus yang diambil dari Al-Qur’an, yakni Surat Al-Mu’minun ayat 29: “Rabbi anzilni munzalan mubarakan wa anta khairul munzilin”. Sebuah doa yang memohon agar ditempatkan di tempat yang paling mulia dan diberkati oleh Allah SWT.

“Saya tidak minta apa-apa kepada Gusti Allah, saya hanya minta ditempatkan di tempat yang paling dimulia-kan-Nya,” ujar Purnomo dengan nada rendah hati.

Mengapa Harus ODGJ?

Satu pertanyaan yang sering muncul adalah alasan di balik pilihannya merawat ODGJ. Jawaban Purnomo sangat menyentuh sisi ketuhanan. Ia meyakini bahwa menolong sesama makhluk Allah akan mendatangkan balasan langsung dari Sang Pencipta.

Purnomo memilih ODGJ justru karena mereka sering kali tidak bisa mengucapkan terima kasih. “Orang gangguan jiwa itu kalau kita tolong jarang mau bilang terima kasih. Karena mereka tidak berterima kasih, maka Allah-lah yang pasti akan membalas langsung ucapan itu,” jelasnya. Baginya, berharap balasan dari manusia tidak akan pernah maksimal, namun berharap pada Allah akan membuahkan hasil terbaik.

Konflik Rumah Tangga: Ujian Keikhlasan yang Nyata

Keikhlasan Purnomo tidak datang secara instan. Ia mengakui bahwa pada awalnya, aksi sosialnya sempat dipicu oleh tuntutan dinas dan keinginan untuk dipuji orang. Namun, seiring berjalannya waktu, ia menyadari bahwa penilaian manusia tidak memberinya ketenangan.

Ujian terberat justru datang dari rumah. Istrinya sempat menolak keras ketika Purnomo mulai membawa ODGJ masuk ke dalam rumah mereka. Sang istri merasa khawatir akan keselamatan keluarga karena karakter ODGJ yang sulit ditebak, apalagi Purnomo sering meninggalkan rumah untuk berdinas di malam hari.

Namun, konsistensi Purnomo meluluhkan hati sang istri. Kini, situasinya berbalik 180 derajat. Sang istri justru menjadi garda terdepan yang merawat para ODGJ tersebut selama 24 jam penuh saat Purnomo bertugas.

Pesan untuk Generasi Muda

Menutup perbincangan, polisi yang sedang menempuh studi hukum di Unitomo ini menitipkan pesan bagi generasi muda yang ingin mengabdi pada negara. Ia menekankan bahwa kesuksesan tidak melulu soal profesi, melainkan soal kedekatan dengan Tuhan.

“Allah tidak pernah menjamin seseorang sukses hanya karena jadi polisi atau TNI. Tapi siapa yang menjaga salatnya, sedekahnya, dan mau menolong orang lain, Allah pasti akan mencukupi semuanya,” pungkasnya.

Bagi Purnomo, menjadi polisi yang baik adalah bonus, namun menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama adalah tujuan akhir yang mutlak.

Penulis (Ady/Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kisah Pilu Ipda Purnomo: Dari Penjual Soto, Tekad “Membayar” Utang Masa Lalu dengan Kemanusiaan
Langkah Nyata BAZNAS Sumenep Fasilitasi Pemulangan Jenazah Warga Kepulauan
LDK Unija Gelar Dialog Moderasi Agama dan Politik Tekankan Kearifan Dalam Bersikap
Pimred Media Koranpublik Keluhkan Layanan Publikasi RSUDMA Sumenep Lewat E-Katalog Diduga Tebang Pilih
Tekan Angka Pemakaian BBM, Bupati Sumenep Dorong ASN Terapkan Hidup Hemat Energy
Bupati Sumenep Perkuat Kualitas Pelayanan Publik, Empat Pejabat Strategis Resmi Dilantik
Pemkab Sumenep Bangun Kemitraan Pembangunan Ekonomi Daerah Melalui Sektor Perikanan
Selain Fokus Menulis, Aksi Nyata JSI Sumenep Bantu Fasilitasi Tempat Ibadah di Manding
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 19:04 WIB

Kisah Pilu Ipda Purnomo: Dari Penjual Soto, Tekad “Membayar” Utang Masa Lalu dengan Kemanusiaan

Minggu, 26 April 2026 - 18:38 WIB

Rahasia Spiritual Aipda Purnomo: Menolong ODGJ demi “Mengejar” Terima Kasih dari Tuhan

Minggu, 26 April 2026 - 11:26 WIB

Langkah Nyata BAZNAS Sumenep Fasilitasi Pemulangan Jenazah Warga Kepulauan

Sabtu, 25 April 2026 - 15:44 WIB

LDK Unija Gelar Dialog Moderasi Agama dan Politik Tekankan Kearifan Dalam Bersikap

Jumat, 24 April 2026 - 22:25 WIB

Pimred Media Koranpublik Keluhkan Layanan Publikasi RSUDMA Sumenep Lewat E-Katalog Diduga Tebang Pilih

Berita Terbaru