SUMENEP – Desa Gelugur, Kecamatan Lenteng, Senin pagi (19/1/2026), menyimpan pesan yang jauh lebih besar dari seremonial pemerintahan. Di dusun sederhana itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo hadir langsung menyerahkan kunci Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Ibu Rukmini, warga Dusun Karoja RT 03 RW 01, sebagai simbol perubahan nyata kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah.
Penyerahan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di lokasi rumah penerima manfaat tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Program RTLH Tahun Anggaran 2025 yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Perkimhub).
Program RTLH dirancang sebagai intervensi sosial berbasis kebutuhan dasar, dengan menempatkan hunian layak sebagai fondasi utama peningkatan kesejahteraan masyarakat. Rumah yang aman dan sehat diyakini menjadi pintu masuk bagi perbaikan kualitas hidup keluarga, mulai dari kesehatan, stabilitas ekonomi, hingga keberlangsungan pendidikan anak.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Achmad Fauzi menegaskan bahwa kemiskinan tidak bisa ditangani hanya melalui bantuan bersifat konsumtif. Negara harus hadir melalui kebijakan yang menyentuh kebutuhan paling mendasar warga.
“Bantuan RTLH ini diharapkan memberi kepastian tempat tinggal yang aman dan sehat bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Dari rumah yang layak, kualitas hidup akan tumbuh,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan hunian yang layak memiliki dampak langsung terhadap kesehatan keluarga, ketahanan ekonomi rumah tangga, serta masa depan anak-anak.
“Yang pasti, program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan secara bertahap menurunkan angka kemiskinan,” tegasnya.
Tidak hanya dari pemerintah daerah, kepedulian sosial juga datang dari BAZNAS Kabupaten Sumenep. Pada momentum tersebut, BAZNAS turut menyerahkan bantuan logistik dan tali asih kepada Ibu Rukmini sebagai bentuk sinergi antara pemerintah dan lembaga pengelola zakat dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat kurang mampu.
Bupati Fauzi mengapresiasi peran BAZNAS yang terus hadir melengkapi program-program pemerintah, khususnya dalam membantu masyarakat rentan agar dapat bangkit dan hidup lebih layak.
Calon pemimpin masa depan Jawa Timur itu juga berharap, masyarakat penerima bantuan dapat menjaga dan memanfaatkan rumah tersebut dengan sebaik-baiknya agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Saya berharap masyarakat penerima bantuan ini dapat menjaga dan memanfaatkan rumah yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya, agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tutupnya.
Bagi Ibu Rukmini, bantuan RTLH yang disertai dukungan logistik dan tali asih dari BAZNAS bukan sekadar perubahan fisik bangunan, melainkan awal kehidupan baru yang lebih aman dan bermartabat. Sementara bagi pemerintah daerah, kolaborasi ini menjadi penegasan bahwa pembangunan sejati dimulai dari memastikan setiap warga memiliki tempat tinggal yang layak sebagai fondasi kehidupan sosial yang adil dan berkelanjutan.
Ilong






