Terkuak! Anak Kandung Denada Gugat Penelantaran, Jagat Hiburan Diguncang Skandal Keluarga Selebritis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI – Jagat hiburan Indonesia kembali diguncang skandal panas. Denada Tambunan, penyanyi dan model terkenal, kini menghadapi gugatan serius dari seorang pemuda bernama Ressa Rizky Rossano (24) yang mengaku sebagai anak kandungnya. Gugatan penelantaran anak ini diajukan ke Pengadilan Negeri Banyuwangi, memicu drama keluarga yang memanaskan jagat hiburan dan media sosial.

Sejak lahir, Ressa hidup dalam ketidakpastian dan pengabaian. Belasan tahun ia berpindah dari satu rumah kerabat ke rumah kerabat lain, tanpa kejelasan status maupun hak-hak sebagai anak biologis. Ressa baru mengetahui identitas ibunya setelah lulus SMA, meninggalkan luka mendalam dan rasa dikhianati.

“Selama bertahun-tahun, Ressa mendengar bahwa dirinya bukan anak Denada. Ketika kebenaran muncul, rasanya seperti dihantam petir di siang bolong, sakit, menghancurkan, dan mengejutkan,” ujar H. Andika Meigista Cahya Hendra Kusuma, S.E., S.H., M.H., kuasa hukum Ressa dari Al-Fath Law Firm.

Gugatan resmi bernomor 288 menuntut Denada bertanggung jawab penuh atas hak-hak Ressa yang diabaikan sejak lahir.

Proses mediasi kedua dijadwalkan pada 15 Januari 2026, namun kuasa hukum Ressa menegaskan, jika tidak ada kesepakatan, seluruh jalur hukum akan ditempuh sampai hak kliennya dipenuhi, menekankan prinsip bahwa anak tidak boleh ditelantarkan, tak peduli seberapa terkenal atau berstatus sosial tinggi orang tuanya.

Kasus ini mengekspos sisi gelap kehidupan keluarga selebriti. Publik selama ini hanya mengenal Denada sebagai ibu dari Aisha Aurum, anak dari pernikahannya dengan Jeffry Aurum. Fakta bahwa Ressa adalah anak kandung lain yang diabaikan bertahun-tahun membuat kasus ini panas, memalukan, dan sarat konflik emosional.

Ressa mengaku merasa terasing, kehilangan identitas, dan terlunta-lunta, hidup tanpa kepastian hukum dan pengakuan dari ibu biologisnya.

“Saya hanya ingin diakui sebagai anak Denada dan mendapatkan hak saya. Tidak lebih, tidak kurang,” tegas Ressa.

Hingga saat ini, Denada belum memberikan tanggapan resmi dan disebut mangkir dari panggilan mediasi awal, memperkeruh suasana dan memicu ketegangan publik.

“Kami berharap mediasi kedua pada 15 Januari 2026 bisa menemukan titik terang dan diselesaikan secara kekeluargaan. Namun jika tidak tercapai kata mufakat, tim kuasa hukum akan menempuh seluruh jalur hukum hingga klien kami mendapatkan hak-haknya sepenuhnya. Kasus ini bukan hanya persoalan pribadi, tetapi peringatan keras bagi semua orang tua: ketenaran dan status sosial tidak membebaskan dari tanggung jawab hukum dan moral,” tegas H. Andika Meigista Cahya Hendra Kusuma, yang akrab dipanggil Pengacara Alam Ghoib.

Drama keluarga selebriti ini diprediksi akan menjadi kasus paling gaduh dan kontroversial sepanjang 2026, memicu perdebatan sengit di publik, media sosial, dan jagat hiburan, sekaligus membuka diskusi luas tentang hak anak, tanggung jawab orang tua, dan pengkhianatan keluarga.

Mas Ilong

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dear Jatim Seret Dugaan Tata Kelola Buruk MBG Sumenep ke Pusat
JSI Minta Presiden Prabowo Hentikan Sementara MBG di Madura
Operasi Lilin Semeru 2025 Dimulai, Polres Sumenep Siapkan Ratusan Personel Amankan Nataru
Akhir Tahun: Saat Buku Dosa Aparat Perlu Dibuka
Optimisme Tak Berbuah: LBH Mitra Santri Gagal Akreditasi
Arif Sukamto Gugat Pengacara Sumenep Terkait Hibah Tanah
Panggung Foto di Sumenep: Bea Cukai dan Satpol PP Sumenep Bakar Rokok Ilegal, Tapi Toko Tetap Jual Bebas
Banit Binpolmas Polres Sumenep Raih Penghargaan Polda Jatim atas Pembangunan Masjid dan TPQ
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 19:06 WIB

Terkuak! Anak Kandung Denada Gugat Penelantaran, Jagat Hiburan Diguncang Skandal Keluarga Selebritis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:59 WIB

Dear Jatim Seret Dugaan Tata Kelola Buruk MBG Sumenep ke Pusat

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:14 WIB

JSI Minta Presiden Prabowo Hentikan Sementara MBG di Madura

Jumat, 19 Desember 2025 - 17:45 WIB

Operasi Lilin Semeru 2025 Dimulai, Polres Sumenep Siapkan Ratusan Personel Amankan Nataru

Senin, 15 Desember 2025 - 13:13 WIB

Akhir Tahun: Saat Buku Dosa Aparat Perlu Dibuka

Berita Terbaru

Pemerintahan

Birokrasi Sumenep Siap Menyambut Sekda Baru

Selasa, 13 Jan 2026 - 09:06 WIB