SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berkomitmen mewujudkan tata kelola lingkungan yang bersih, sehat, dan asri.
Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pemkab menginisiasi gerakan korvei massal yang dilaksanakan secara serentak mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga pelosok desa pada Jumat pagi.
Jumat bersih digelar serentak sejak pukul 06.00 Wib menyasar diberbagai titik lokasi mulai jalan Syahid Husin, jalan Urip Sumoharjo, hingga jalan Raung dan KH Wahid Hasyim.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Bupati Sumenep dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi lingkungan, sekaligus sebagai langkah preventif menghadapi perubahan cuaca yang rawan memicu tumpukan sampah dan penyumbatan saluran air.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni, menyampaikan bahwa kegiatan korvei kali ini tidak hanya menyasar area perkotaan dan fasilitas umum, akan tetapi juga menyentuh titik-titik kumuh yang selama ini kurang terjangkau.
”Kami mengerahkan seluruh armada dan personel kebersihan untuk mendukung gerakan ini. Namun, kunci utamanya adalah partisipasi aktif masyarakat. Kita ingin budaya gotong royong ini kembali kuat di tengah warga,” ujarnya.
Tidak hanya itu, gerakan Jumat bersih juga dilaksanakan di tingkat kecamatan dan desa. “Ini menunjukkan bahwa antusiasme para camat, lurah, dan kepala desa, bersama masyarakat sangat tinggi di berbagai wilayah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa selain menjaga estetika kota dan desa, gerakan korvei ini memiliki tiga tujuan utama yakni:
1. Memutus mata rantai perkembangbiakan nyamuk dan bibit penyakit.
2. Memastikan saluran air lancar guna mencegah
genangan saat hujan lebat, dan
3. Mengubah pola pikir warga agar tidak lagi
membuang sampah sembarangan.
“Selain gerakan Jumat bersih, Pemkab Sumenep juga menerapkan budaya bersih-bersih dilingkungan kantor masing-masing yang dilaksanakan setiap hari Selasa,” pungkasnya.
Pemkab Sumenep berharap kegiatan korvei ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, melainkan menjadi rutinitas yang membudaya.
Dengan lingkungan yang bersih, Sumenep diharapkan dapat menjadi daerah yang nyaman bagi wisatawan sekaligus meningkatkan kualitas hidup seluruh masyarakatnya.
Pimpinan Redaksi






